Petinggi Huawei Tetap Ingin Pakai Android OS

0
420
Huawei Smartphone Android
Copyright ©Fossbytes

Huawei Tetap Ingin Pakai Android Jika Diperbolehkan

Oketekno – Huawei beberapa waktu lalu memang sudah was-was dan bersiap untuk merintis perangkatnya lagi dari awal dikarenakan menggunakan sistem operasi yang sebenarnya selama ini belum dipercaya oleh banyak kalangan. Ini berkaitan dengan pencabutan lisensi Android oleh Google, karena kebijakan pemerintah AS.

Akan tetapi harapan baru lagi muncul setelah Presiden Donald Trump kemarin lalu telah memberikan bocoran kalau perusahaan China bisa lagi bekerjasama dengan perusahaan asal AS. Meski pada dasarnya belum ada kepastian tentang perusahaan mana saja, namun sudah ada sedikit angin segar bagi Huawei untuk berjalan lagi di sistem operasi Android.

Simak Nih: Bos Huawei Mengaku Ikuti Langkah Apple Dalam Hal Ini

Walter Ji sebagai President of Huawei Consumer Business Group Eropa Barat telah mengatakan kalau pihaknya ini berkomitmen untuk tetap bertahan menggunakan ekosistem Android dikarenakan sudah banyak berkontribusi selama 10 tahun terakhir ini.

Huawei Android Phone
Copyright ©Financial Times

Kemudian Ji juga memberikan keterangan kalau pihaknya akan tetapi menggulirkan dukungan update Android Q untuk sejumlah perangkat yang mendukungnya sesuai dengan rencana. Dikarenakan pernyataan Donald Trump belum jelas membolehkan lagi Huawei menggunakan Android, maka pihak perusahaan juga tengah bersiap ketika harapan itu dicabut kembali.

Ketahui Yuk: 3 Smartphone Android Terbaru di Indonesia, Pilih Mana Nih?

Jadi nasib perangkat Huawei kedepan untuk menggunakan sistem operasi Android dan juga menggunakan sederet layanan dari Google seperti YouTube, Gmap, Play Store, Chrome, dan lain sebagainya masih mengambang.

Namun disisi lain, perusahaan asal China ini sudah siap dengan segalanya, terutama soal sistem operasi yang sudah ada Hongmeng OS dimana kabarnya siap rilis bersamaan dengan Mate 30 series di bulan Oktober 2019 mendatang.

Bahkan kehadiran sistem operasi ciptaan Huawei sendiri ini telah diperjelas dengan adanya bukti pendaftaran di sejumlah lembaga merek dagang beberapa Negara, diantaranya yakni seperti Australia, Kanada, Kamboja, Uni Eropa, Indonesia, India, Meksiko, Spanyol, Swiss, dan juga Thailand.

Dikarenakan permasalahan ini, sepertinya Huawei harus mengesampingkan terlebih dahulu ambisinya untuk mengejar sang penguasa pasar Smartphone global, Samsung di tahun 2019 ini. Tunggu saja kepastian nasib dari sang vendor paling lambat hingga akhir Agustus mendatang.

baca juga: Waspada! Jangan Tertipu dengan Aplikasi Android Samsung di Play Store

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.