Temuan Baru Aplikasi Android yang Paksa Pengguna Bagi Info Sensitif

0
601
Android Spy
Copyright ©Netzwerk-mv

Ada Ribuan Aplikasi Android yang Memiliki Masalah Serupa

Oketekno – Belum lama ini dilaporkan kalau Google telah menemukan ada lebih dari 1000 aplikasi android yang melakukan pengakalan untuk melanggar berbagai macam peraturan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Termasuk diantaranya yakni mengumpulkan informasi pengguna meski tidak disetujui oleh pengguna.

Seperti yang diketahui bahwa Smartphone Android sudah dilengkapi dengan app permission dimana para pengguna akan mendapatkan informasi terlebih dahulu tentang data yang bakal diintainya. Kalau memang tidak diberikan persetujuan, maka akses aplikasi ini bisa dibatasi untuk mendapatkan informasi yang dimaksud.

Simak Nih: Google Play Store Bersihkan Ribuan Aplikasi Android Berbahaya, Dua Game Populer Ini Termasuk

Namun ternyata langkah ini tidak bekerja maksimal, dikarenakan masih banyak aplikasi yang lolos dari izin tersebut, dan tetap bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan meski sudah ditolak oleh penggunanya.

Shutterfly Apps Android
Copyright ©Heavy

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di PrivacyCon 2019, salah satu aplikasi yang melakukannya yakni Shutterfly. Aplikasi ini telah menyimpan informasi data pengguna tanpa mendapatkan izin terlebih dahulu. Kemudian aplikasi Hong Kong Disneyland juga telah mengintai informasi dari aplikasi lain yang tersimpan di SD Card perangkat penggunanya tanpa keamanan.

Ketahui Yuk: 2 Aplikasi Android Terbaik Unduh Video YouTube

Kembali lagi pada aplikasi Shutterfly, dimana aplikasi tersebut menggunakan metadata EXIF foto untuk mengetahui lokasi foto yang didapatkan, dimana hal tersebut tetap bisa dilakukan oleh aplikasi android ini meski pengguna tidak memberikan izin atas perlaku seperti itu.

Akan tetapi diperkirakan untuk sistem peretasan seperti ini sudah sulit untuk ditembus oleh pengembang aplikasi dalam sistem operasi Android Q mendatang. Namun sayang, sistem operasi ini masih belum resmi diluncurkan dan diaplikasikan ke banyak pengguna. Belum lagi nanti keterlambatan pengguliran update dari masing-masing vendor.

Untuk berbagai macam data sensitif yang diintai ini diantaranya yakni seperti GPS, MAC Addres Smartphone, jaringan WiFi, nomor telepon, ID Ponsel alias IMEI, dan ID SIM (MSISDN). Data seperti ini bisa digunakan oleh pengembang aplikasi Android untuk menaikkan tarif iklan yang dimilikinya. Disisi lain, ada beberapa niat terselubung dari sang vendor berkenaan dengan masalah tersebut.

baca juga: Waspada! Jangan Tertipu dengan Aplikasi Android Samsung di Play Store

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.