Begini Nasib Ponsel Turis Ketika Masuk Indonesia Setelah Aturan IMEI Berlaku

0
1057
Ponsel Turis
Copyright ©VideoBlocks

Nasib Ponsel Para Turis Ketika Pemblokiran IMEI Berlakur

Oketekno – Pembahasan terkait peredaran Ponsel Black Market di Indonesia masih hangat di kalangan masyarakat. Ini berkaitan dengan kekhawatiran mereka terhadap perangkat miliknya apakah termasuk dalam daftar BM atau tidak. Sebab mulai bulan depan, perangkat yang terindikasi ilegal akan diblokir dan tidak mendapatkan jaringan.

Akan tetapi ini cuman berlaku bagi HP BM yang dibeli setelah peraturan itu di sahkan saja, sedangkan pengguna lama masih tetap bisa menikmati jaringan dari operator di Indonesia. Lantas, bagaimanakah dengan ponsel asing yang dimiliki oleh para turis di Tanah Air mendatang? Apakah mereka juga terdampak terhadap kebijakan ini.

Simak Nih: Pengguna Ponsel Black Market Wajib Tau Hal Ini

Berdasarkan keterangan dari Kemenperin, nasib ponsel turis alias Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia ketika peraturan pemblokiran IMEI ini diterapkan, masih bisa mendapatkan jaringan. Namun asalkan mereka masih menggunakan SIM dari Negara asalnya.

Ponsel Black Market
Copyright ©Propakistani

“Ketika ada orang asing bawa handphone, selama dia bawa (pakai-red) SIM Card negaranya, itu tidak ada masalah. Dalam draft (aturan IMEI) seperti itu,” seperti itulah ucapnya ketika ditemui setelah acara Asia IoT Business Platform yang digelar di Jakarta kemarin, yang kami kutip dari detikINET.

Ketahui Yuk: Sah Bulan Depan, Begini Teknis Pemblokiran HP Black Market di Indonesia

Akan tetapi kalau turis tersebut menggunakan SIM Card Lokal, maka pihak pemerintah akan melakukan proses identifikasi. Kemkominfo bersama Operator seluler dan juga Device, Identification, Registration, and Blocking System (DIRBS) akan mulai bertindak.

“Selama dia masih pakai nomor itu (asal negaranya), dia tidak diblokir. Begitu pakai nomor lokal itu akan masuk ke operator dan nanti operator punya SIM card, sudah kedata, tinggal diproses di mesin DIRBS, apakah IMEI ini punya GSMA, pasti telah terdaftar di (Kementerian) Perindustrian,” pungkasnya.

Sekedar pengingat saja bahwa peraturan pemblokiran Nomor IMEI ini sekarang masih dalam tahap finalisasi, dan rencananya 3 Kementerian yang terlibat didalamnya baru akan mengesahkan pada tanggal 17 Agustus 2019 mendatang.

baca juga: Jangan Beli! 4 Smartphone Android Ini Bakal Diblokir Pemerintah Bulan Depan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.