Pemerintah Indonesia Juga Terima Laporan Pembajakan WhatsApp

0
749
WhatsApp Hack
Copyright ©Tenorshare

BSSN Terima Laporan Kloning dan Pembajakan WhatsApp

Oketekno – Bukan cuman Kemkominfo saja yang mengurusi peredaran dan pengawasan perangkat teknologi di Indonesia, melainkan ada Badan Siber dan Sandi Negara yang juga mengawasi para kriminal Cyber dan keamanan maya masyarakat. Seperti kasus pembajakan WhatsApp yang tengah menjadi perbincangan hangat beberapa hari terakhir ini.

BSSN telah mengungkap kalau platform terbuka seperti WhatsApp memang cukup rawan terhadap pembajakan atau kloning, terlebih layanan itu menyimpan cukup banyak privasi para penggunanya. Terkait masalah itu, Bondan Widiawan selaku Direktur Pengendalian Informasi, Investigasi dan Forensik Digital BSSN telah mengatakan kalau pihaknya masih baru sedikit laporan.

Simak Nih: Cara Mudah Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Simpan Nomornya

Sebagian masyarakat ada yang melaporkan terkait akunnya di kloning, dan beberapa diantaranya juga melaporkan kalau akun WhatsApp miliknya telah dibajak oleh orang lain. Meski demikian, BSSN masih belum bisa bergerak lebih jauh, dikarenakan harus dilakukan analisa terlebih dahulu untuk memastikan kasus ini, biar semuanya jelas.

WhatsApp App s
Copyright ©BBC

“Dari mekanisme yang kami lakukan belum memenuhi persyaratan akun tersebut dibajak, kalau kita bicara file system itu kan header, content dan footer, yang kita sebut file signature, kita bisa telusuri kapan dimana, dari siapa, apakah dia copy paste, apakah melakukan modifikasi atau bagaimana,” seperti itulah jelas Bondan, sebagaimana dilansir dari media CNBC Indonesia.

Ketahui Yuk: Pesan WhatsApp Bisa Terlacak Meski di Enkripsi, Begini Mekanismenya

Ketika dilakukan analisa dan terbukti ada pelanggaran UU ITE Pasal 28, maka BSSN juga akan meneruskannya ke proses hukum yang berlaku di Indonesia. Pihaknya akan melakukan pelacakan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka, dengan bukti-bukti yang kuat.

Bukan menyasak para elit saja, melainkan kloning atau pembajakan WhatsApp ini disebut bisa menyerang siapa saja. Dan peretas sendiri memiliki tujuan yang berbeda-beda untuk melakukan hal semacam ini. Dengan demikian, masyarakat dihimbau untuk waspada dan berhati-hati menggunakan layanan pesan instant terpopuler di Dunia ini ataupun media sosial lainnya.

baca juga: Biar Aman! Begini Cara Mengunci WhatsApp dengan Sidik Jari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.