Tujuan Facebook Singkirkan Tombol Like di Instagram

0
199
Facebook Instagram Apps
Copyright ©MTL Blog

Uji Coba Penghilangan Tombol Like Instagram

OketeknoFacebook merupakan raksasa sosial media yang menaungi 2 layanan populer lainnya, yakni WhatsApp dan Instagram. Dengan demikian, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini telah bertanggung jawab atas segala kenyamanan dan keamanan setiap platform tersebut, termasuk menghadirkan pembaruan pastinya.

Nah, pekan kemarin Instagram telah menggulirkan pembaruan yang cukup jelas perbedaannya, yakni menghilangkan tombol like yang biasa eksis di setiap linimasa seseorang. Namun ini masih belum diterapkan secara global, melainkan masih digulirkan ke beberapa Negara saja, diantaranya yakni seperti Australia, Jepang, dan juga Italia.

Simak Nih: Iklan di Instagram Semakin Bertambah, Ini Tempat Baru yang Jadi Huniannya

Melalui akun Twitter resmi miliknya, pihak Instagram telah mengungkap alasan kenapa pihaknya telah menghilangkan tombol like ini di setiap lini masa penggunanya. Dan ternyata alasannya yakni, membuat kalangan agar terfokus pada konten yang dibuatnya saja, tidak terhadap jumlah like yang diberikan.

Twitter Instagram
Copyright ©Twitter

“Pengguna masih dapat tetap melihat jumlah ‘like’ yang didapat dengan tap pada daftar akun yang menyukai postingan tersebut, tetapi teman Anda tidak akan bisa melihat jumlah ‘like’ yang telah diterima,” seperti itulah tulis pihak Instagram sebagaimana dilansir dari CNBCIndonesia.

Ketahui Yuk: Video Pendek Ini Tunjukkan Cara Nge-Like di Facebook Mirip Instagram

Kemudian pihak Kebijakan Facebook Australia dan Selandia Baru bernama Mia Garlick telah mengungkap kalau tujuan dari disembunyikannya jumlah like ini yaitu untuk mengurangi tekanan dan penghakiman ketika postingannya tidak mendapatkan like dalam jumlah yang besar.

Tidak semuanya bakal diuntungkan, beberapa pihak justru akan dirugikan atas kejadian ini, seperti para selebgram misalnya. Dimana mereka selama ini menjual ‘like’ di akun Instagramnya untuk endorse suatu barang, semakin banyak yang like maka semakin tinggi pula fee didapatkan. Dengan adanya perubahan ini, tentu mereka akan memutar otak seperti apakah teknik selanjutnya yang bakal digunakan sebagai pertimbangan pemasarannya.

Disisi lain, pendiri sekaligus CEO Social Native bernama David Shadpour telah mengatakan kalau uji coba terhadap penyingkiran jumlah like ini sejalan dengan strategi Facebook dan juga Instagram, dimana bertujuan untuk push pengguna ke Stories.

baca juga: Status WhatsApp Nantinya Bisa Muncul di Facebook dan Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.