Tak Disangka, Ternyata Seperti Ini Video YouTube yang Malah Laris Manis

0
565
A Child watching Youtube videos on a laptop computer
Copyright ©securlyinc

Video YouTube Anak Lebih Laris

Oketekno – Para konten kreator tentunya akan membuat video yang keren agar mampu menarik minat masyarakat luas untuk melihat di Channel YouTube miliknya. Memang sih tidak begitu masalah untuk clickbait, akan tetapi kalau keseringan dan konten yang ditayangkan juga jauh dari apa yang ada dijanjikan dalam judul, tentu pelanggan akan pada kabur deh.

Nah, bagi para pemilik channel YouTube kalian harus tau terkait beberapa hal yang bisa menjanjikan untuk mendatangkan views banyak berikut. Ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh Pew Research Center dimana telah melakukan riset terhadap 30.000 channel YouTube yang menayangkan konten berbahasa Inggris sejak akhir tahun 2018 kemarin.

Simak Nih: Kemkominfo Juga Senggol Youtuber Lain Selain Kimi Hime

Untuk channel yang dilakukan analisa ini setidaknya memiliki jumlah pelanggan sebanyak 250.000, sehingga sudah bisa dipastikan kalau para channel tersebut rutin mengunggah konten berkualitas dan disenangi oleh banyak orang.

Child Star YouTube
Copyright ©Wired

Dan ternyata hasilnya cukup mengejutkan, dimana untuk konten video yang dibintangi oleh anak dibawah 13 tahun berpotensi 13x lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan konten video yang dibintangi oleh orang dewasa.

“Video yang ditargetkan untuk penonton muda dan dibintangi anak-anak di bawah 13 tahun lebih populer dibanding konten video jenis apapun yang teridentifikasi di analisis ini yang diukur berdasarkan jumlah penonton,” seperti itulah yang disampaikan oleh Pew Research Center.

Ketahui Yuk: Bisa Banget, Seperti Inilah Cara Upload Video YouTube Lewat HP Android

Kemudian untuk konten lainnya yang juga laris manis di penggemar YouTube adalah konten bernuansa gaming. Hasil penelitian ini mendapatkan konten yang bermuatan gaming memiliki rata-rata view sebanyak 120.000 penonton.

Memang sih untuk konten yang dibintangi oleh anak dibawah umur 13 tahun seperti ini lebih menjajikan di platform YouTube. Akan tetapi bukan berarti kita harus memanfaatkan mereka untuk mencari kesenangan, keuntungan dan lain sebagainya.

Di umur tersebut, seharusnya mereka lebih banyak belajar, mengetahui berbagai macam hal baru, dan kesenangan saja. Namun kalau memang keinginannya bermain YouTube ya sebagai orang tua harus bisa support dan mendampinginya dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman.

baca juga: Karena Tak Mampu Jaga Privasi Anak, YouTube Dijatuhi Denda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.