Harga iPhone Bakal Lebih Mahal Lagi Karena Pemerintah

0
936
Apple Store
Copyright ©macobserver

Pajak AS Akan Semakin Tinggi

Oketekno – Pemasaran Smartphone iPhone memang saat ini tidak begitu menjanjikan, Apple telah mengalami penurunan dalam jumlah pengiriman unit ponsel. Meski demikian tidak membuat perusahaan telah menelan kerugian besar. Hal ini dikarenakan memang harga jualnya yang tinggi telah membantu mencegah kemerosotan yang signifikan.

Akan tetapi karena harganya yang semakin mahal ini membuat konsumen pada protes, dan sebagian kalangan juga menganggap kalau Apple telah kelewatan untuk memberikan banderolan harga yang sangat tinggi terhadap Smartphone besutannya.

Baca Juga: Pengguna iPhone Harap Hati-Hati, Apple Masih Abaikan Celah Keamanan Ini

Meski demikian, perusahaan yang tengah dipimpin oleh Tim Cook ini masih terdiam dan tetap yakin terhadap strategi penjualannya yang optimis di level harga super premium. Dan belum lama ini muncul indikasi yang tidak memungkinkan perusahaan asal Amerika Serikat ini menurunkan harga ponsel besutannya.

Donald Trump Tweet
Copyright ©Istimewa

Hal ini dikarenakan Presiden AS, Donald Trump melalui akun Twitter resminya telah mengatakan kalau pihak pemerintahannya akan menerapkan pajak sebesar 10% ke produk-produk senilai 300 miliar dollar AS yang telah dilakukan impor dari China. Dan untuk penerapan pajak ini akan dimulai pada bulan depan, alias tanggal 1 September 2019 nanti.

Ketahui Yuk: Apple Bakal Balikan dengan Teknologi Lamanya?

“Amerika Serikat, mulai tanggal 1 September, bakal menerapkan pajak tambahan sebesar 10 persen kepada barang dan produk senilai 300 miliar dollar AS yang diimpor dari China. ini belum termasuk (barang dan produk) senilai 250 miliar dollar AS yang telah kena pajak 25 persen,” seperti itulah pernyataan yang disampaikan oleh Trump melalui Twitter resminya.

Dari ini kita bisa mengetahui kalau iPhone, iPad, hingga MacBook besutan Apple termasuk salah satu kategori barang yang disebut oleh Trump. Ini dikarenakan perusahaan tersebut telah mengandalkan Foxconn yang berada di China untuk masalah produksinya, kemudian barang jadi baru dikirimkan ke kantor pusatnya di AS.

Jadi besar kemungkinan kalau harga Smartphone iPhone di masa mendatang akan semakin mahal, sebab suatu perusahaan memang pada umumnya akan membebankan pajak sepenuhnya terhadap konsumen, entah itu secara individual maupun kelompok.

baca juga: Apple Masih Punya 2 iPad yang Rilis di Tahun Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.