Alami Masalah dengan AS, Pendapatan Huawei Malah Ningkat?

0
740
Huawei P30 in Pink
Copyright ©Mashable

Laporan Pendapatan Huawei di Semester Pertama 2019

Oketekno – Permasalahan dagang antara pemerintah China dan Amerika Serikat yang menonjolkan perusahaan Huawei telah menyita perhatian cukup banyak kalangan. Ini menjadi hal wajar dikarenakan vendor Smartphone satu ini telah menempati posisi kedua sebagai brand paling laris di Dunia setelah Samsung.

Nah, belum lama ini Huawei telah merilis laporan keuangannya yang didapatkan selama semester pertama tahun 2019. Disebutkan kalau pendapatannya ini mencapai CNY 401,3 miliar atau setara dengan Rp 818 Triliun. Kalau di kalkulasi dan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatannya ini telah mengalami peningkatan sebesar 23,2%.

Simak Nih: Huawei Punya Nama Baru Untuk Smartphone Besutannya

Liang Hua sebagai pimpinan Huawei telah menyatakan kalau kegiatan operasional Huawei masih berjalan lancar dan perusahaan tetap berjalan seperti biasanya. Dengan sistem manajemen yang efektif dan kinerja yang memuaskan di semua indikator keuangan, maka pihaknya tetap bisa berdiri kuat di semester pertama tahun 2019 ini, meski ditekan oleh pemerintah AS sekalipun.

Huawei Smartphone
Copyright ©PhoneArena

Sekedar pengetahuan bahwa dalam bisnis konsumen, pendapatan Huawei pada semester pertama ini mencapai CNY 220,8 miliar atau setara dengan Rp 450 Triliun. Kemudian untuk pengiriman Smartphone telah tembus hingga 118 juta unit, jumlah ini telah mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar 24%.

Ketahui Yuk: Huawei Akui Masih Bingung Soal Nasib Smartphone Android Besutannya

Bukan cuman di perangkat mobile saja, pertumbuhan juga dirasakan di bisnis Tablet, PC, dan juga produk wearables lainnya. Dengan demikian, membuat perusahaan semakin bersemangat untuk meningkatkan teknologi besutannya agar mampu memberikan pengalaman terbaik terhadap penggunanya.

Menurut informasi yang dilansir dari PULSA, disebutkan kalau sampai saat ini ekosistem layanan seluler Huawei sudah lebih dari 800.000 pengembang terdaftar, dan 500 juta pengguna di seluruh Dunia. Kemudian, pertumbuhan paling cepat dirasakan hingga bulan Mei, setelahnya cukup stabil dikarenakan di waktu itulah perselisihan di mulai.

Walaupun demikian, Huawei bukannya tidak takut melainkan ada rasa kekhawatiran yang tengah dirasakannya kini. Liang Hua mengatakan kalau “Mengingat dasar yang kami berikan pada semester pertama tahun ini, kami terus melihat pertumbuhan bahkan setelah kami dimasukkan ke daftar entitas. Hal ini bukan untuk menunjukkan bahwa kami tidak mengalami kesulitan. Kami punya kesulitan, dan kemungkinan besar hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan kami dalam waktu dekat.”

baca juga: Kelahiran Smartphone Hongmeng OS Huawei Semakin Kuat, Seginikah Harganya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.