Tanggapan Kemkominfo Ketika KPI Incar YouTube dan Netflix

0
470
YouTube Iklan
Copyright ©Kaskus

Kemkominfo: Belum Ada Payung Hukum Untuk KPI

Oketekno – Setelah kemarin ada permasalahan dengan salah seorang youtuber gaming, Kimi Hime, kini platform streaming media terpopuler di Dunia ini tengah menjadi sorotan dari pihak pemerintah. Bahkan rencananya Komisi Penyiaran Indonensia atau disingkat KPI akan melakukan pengawasan terhadap media non-konvensional juga. Bukan cuman YouTube, melainkan Netflix juga akan menjadi target utamanya.

Tentu saja dengan adanya pengawasan dari pihak pemerintahan, konten akan lebih terjaga kualitasnya. Namun tidak menutup kemungkinan kalau penayangan tidak menjadi natural lagi dan para konten kreator juga tidak bisa lagi menuangkan kreatifitasnya secara bebas melalui platform berikut.

Simak Nih: Cara Menyembunyikan Konten Tertentu di Aplikasi YouTube Kids

Menanggapi persoalan tersebut, Kemkominfo sebagai salah satu badan kementerian yang begitu dekat dengan platform YouTube telah mengatakan kalau KPI sekarang ini masih belum memiliki payung hukum untuk melakukan pengawasan terhadap platform yang dimaksud.

YouTube Diawasi KPI
Copyright ©Medcom

“Saat ini payung hukumnya belum memadai. Hanya memang dalam UU Penyiaran 32 Tahun 2002 itu disebutkan pengawasan itu lewat media lainnya, ya ada. Nah itu kalau kita pakai penafsiran gramatikal, bisa jadi termasuk media baru dalam hal ini YouTube, media sosial, atau Netflix. Meskipun saat ini masih ada orang yang mendebat. Ini belum clear, belum dinyatakan secara eksplisit dalam regulasi,” seperti itulah yang dikatakan oleh Plt Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu.

Ketahui Yuk: Bisa Banget, Seperti Inilah Cara Upload Video YouTube Lewat HP Android

Kemudian dalam keterangan lanjutannya, ia mengatakan kalau memang perlu ada lembaga yang harus melakukan pengawasan terhadap konten-konten di YouTube maupun media sosial lainnya. Dan Kemkominfo mengatakan kalau yang paling mendekati ya KPI dalam pengawasan tersebut.

Sebelumnya, Agung Suprio selaku Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pada periode 2019-2022 telah mengatakan kalau pihaknya tidak hanya melakukan pengawasan terhadap media konvensional saja, melainkan juga berencana akan mengawasi media baru.

Perlu diketahui bahwa untuk media baru yang dimaksud disini adalah berbasis internet, sehingga YouTube, Facebook, Netflix, dan platform terkait lainnya juga akan dilakukan pengawasan. “Orang banyak menonton Netflix kan generasi milenial, tetapi kontennya tidak diawasi. Jadi kami ingin perlakuan yang adil juga, jadi bukan hanya media konvensional, tapi juga media baru harus diawasi,” tegas Agung Suprio.

baca juga: Cara Menambahkan Subtitle di YouTube, Orang Asing Biar Paham!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.