Nomor IMEI Tidak Terdaftar di Kemenperin? Begini Solusinya

0
6204
Girl Confused 2 Phone
Copyright ©Business Insider

Kemenperin Siapkan Regulasi Pemutihan Ponsel Black Market

Oketekno – Setelah mengalami masa pending yang cukup lama, pada akhirnya Kemenperin beberapa waktu kemarin telah resmi membuka kembali situs pemeriksa IMEI yang bisa diakses secara umum oleh masyarakat Indonesia. Bagi yang mungkin masih belum mengerti bisa langsung simak pembahasan lengkapnya melalui tautan ini.

Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan oleh beberapa pengguna Smartphone Android ataupun iOS di Indonesia, ketika memang perangkat miliknya sudah resmi beredar di Tanah Air, maka status nomor IMEI terdaftar di database Kemenperin. Namun, untuk sementara ini beberapa ponsel yang legal masih ada yang ditunjukkan tidak terdaftar, karena permasalahan server.

Baca Juga: Kenapa Ponsel Resmi Kok Statusnya Belum Terdaftar?

Akan tetapi pengguna ponsel black market yang sudah pasti, karena belinya ketika ponsel belum datang ke Indonesia atau memang tidak ada di Indonesia seperti Sony Xperia 1 misalnya. Tidak perlu khawatir, sebab Kemkominfo sebelumnya sudah memastikan kalau perangkat yang belinya sebelum tanggal 17 Agustus tidak dipermasalahkan, alias tidak diblokir jaringannya.

Namun ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pengguna tidak terdaftar alias pengguna ponsel Black market di Indonesia. Berdasarkan informasi yang dilansir dari KompasTekno, telah dijelaskan melalui akun Instagram resmi Kemenperin jika regulasi pemutihan saat ini tengah dipersiapkan.

Baca Juga: Begini Nasib Ponsel Turis Ketika Masuk Indonesia Setelah Aturan IMEI Berlaku

“HP black market (ilegal) yang dibeli sebelum tanggal 17 Agustus akan mendapatkan pemutihan yang regulasinya sedang disiapkan.” Seperti itulah keterangan dari Kemenperin. Melalui proses pemutihan ini nantinya pengguna diharapkan untuk meregistrasikan nomor IMEI pada ponsel BM miliknya ke database Kemenperin.

Dengan demikian, maka pengguna tidak perlu khawatir lagi akan adanya pemblokiran jaringan terhadap Ponsel Black Market miliknya, karena nomor IMEI sudah terdaftarkan secara manual. Berkaitan dengan hal tersebut, Rudiantara selaku Menkominfo sebelumnya juga sudah mengisyaratkan kalau regulasi pemblokiran ponsel ilegal ini untuk perangkat yang akan datang.

Jadi untuk kalian selaku pengguna Smartphone Black Market harap terus ikuti perkembangan informasi terkait masalah ini. Dikarenakan layanan pemutihan sekarang ini masih belum siap untuk diakses. Kemungkinan setelah tanggal 17 Agustus mendatang baru bisa diakses secara normal. Sedangkan proses pemblokiran ponsel black market secara keseluruhan baru akan dilakukan paling lambat 6 bulan setelahnya.

baca juga: Harga dan Bonus Samsung Galaxy Note 10 Series di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.