Mirip Facebook, Twitter Akui Sempat Kecolongan Privasi Penggunanya

0
195
Facebook Twitter Make Money
Copyright ©NepaliPatra

Twitter Telah Menanganinya Sejak Tanggal 5 Kemarin

Oketekno – Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan permasalahan yang terjadi pada platform sosial media terbesar di tahun kemarin. Ya, Facebook sempat mengalami masalah terkait terkait penyalahgunaan data privasi pengguna bersama Cambdridge Analytica.

Dan dalam sekejap permasalahan ini tersebar luas ke berbagai penjuru Dunia hingga menyebabkan platform ini semakin mengalami penurunan jumlah pengguna lantaran tidak lagi dipercaya untuk menyimpan data privasi miliknya, terutama wilayah Amerika Serikat.

Simak Nih: Cara Mudah Unduh Video dari Facebook di Android dan iOS

Namun ternyata Twitter juga sempat mengalami hal serupa, dan pihaknya telah mengakui masalah yang dibuatnya ini timbul dari ketidaksengajaan alias kerusakan pada sistem pengaturannya. Perusahaan berlogo burung biru tersebut telah mengatakan kalau sudah membagikan data pengguna ke pengiklan tanpa izin pemilik Akun.

Ponsel Dipegang
Copyright ©Unplash

Sebagaimana informasi yang dilansir dari DW, Twitter telah menyampaikan permintaan maafnya dan mengaku telah gagal, sehingga masalah ini terdampak pada penggunanya. Bukan cuman data pribadi umum saja yang terbagikan, melainkan data intim seperti nomor telepon seluler hingga kode negara juga sudah dibagikan ke mitra pengiklan sejak bulan Mei 2018 silam.

Ketahui Yuk: Integrasi Facebook Messenger dan DM Instagram Semakin Pasti

Kemudian, pihak Twitter juga memperkirakan kalau sejak bulan September 2018 kemarin aplikasi pihak ketiga tersebut telah menampilkan berbagai macam jenis iklan yang secara tidak langsung telah mengambil data penggunanya tanpa adanya persetujuan secara langsung.

Melalui blog resmi miliknya, pesaing terberat Facebook ini telah menyatakan kalau pihaknya sudah melakukan penanganan terkait masalah ini pada tanggal 5 Agustus 2019 kemarin. Masih belum diketahui apakah penjualan data pengguna tanpa izin ini diketahui pasti oleh pihak Twitter atau tidak, namun yang jelas sekarang salah satu perusahaan jejaring sosial terbesar itu tengah menyelidiki masalah tersebut.

Sedangkan Facebook sendiri sekarang sudah memutuskan kerjasamanya dengan Cambridge Analytica dan juga memutus hubungan dengan beberapa pihak tertentu yang diduga melibatkan privasi pengguna untuk keuntungan pribadi. Dan kedepan, sosial media terbesar di Dunia itu juga akan terus meningkatkan keamanannya.

baca juga: Facebook dan WhatsApp Kalah! YouTube Jadi yang Paling Aktif di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.