Awas! Ada Spyware Lama yang Kembali Mengancam di Play Store

0
438
Google Android Warning
Copyright ©Forbes

Ada Aplikasi Berbahaya di Google Play Store

Oketekno – Sudah menjadi kewajiban setiap penyedia layanan untuk terus meningkatkan keamanan di platform miliknya. Terlebih untuk penyedia layanan besar seperti Google dimana telah membawahi beberapa platform populer. Salah satu yang menjadi andalan pengguna Smartphone Android adalah Google Play Store.

Toko aplikasi milik Google ini selalu menjadi andalan pengguna perangkat berbasis Android untuk mendapatkan aplikasi yang diinginkannya secara aman dan terpercaya. Terlebih di tahun ini diintegrasikannya layanan Play Protect, sehingga membuat ponsel pengguna lebih aman ketika memasang suatu aplikasi dari Play Store.

Simak Nih: Setelah Ada di Indonesia, Aplikasi Google Ini Baru Go Internasional

Meski demikian bukan berarti semuanya sudah bersih dan bisa dipercaya loh guys aplikasinya. Belum lama ini ada laporan dari tim peneliti keamanan ESET, kalau ada Spyware lama yang berulah lagi di Google Play Store. Untuk malware pengintai baru yang mengancam penggunanya ini dinamakan AhMyth, dimana telah menginfeksi aplikasi Radio Balouch.

RB Apps
Copyright ©APKCombo

Perlu diketahui bahwa aplikasi Radio Balouch ini merupakan aplikasi asli untuk para pengguna layanan Balouchi. Akan tetapi sayangnya, aplikasi tersebut yang disediakan di Google Play Store telah terinfeksi dengan Spyware tersebut.

Ketahui Yuk: Android Berevolusi, Ini Dia Nama Resmi Sistem Operasi Baru Google

Lukas Stefanko selaku peneliti peneliti ESET yang telah menemukan Spyware ini, telah menjelaskan kalau aplikasi Radio Balouch ini dua kali bisa masuk ke Google Play Store, dimana awalnya pada tanggal 2 Juli dan berikutnya di tanggal 13 Juli. Dengan demikian, menandakan kalau aplikasi ini berhasil menembus sistem keamanan Play Store sebanyak 2x, meski sudah sempat dihapus oleh Google ketika mendapat laporan dari tim keamanannya.

Ketika aplikasi yang terinfeksi spyware ini dibuka, maka nantinya akan diminta izin untuk mengakses data-data pribadi pengguna termasuk kontak dan juga file yang ada di perangkat. Kemudian ketika seluruh informasi yang dibutuhkan sudah terkumpul, akan dikirimkan ke server radiobalouch.com, dimana kini sudah tidak aktif lagi.

Masalah utama dari kasus ini adalah bagaimana bisa layanan yang diandalkan seperti Google Play Store bisa membahayakan penggunanya sampai 2x dengan kasus sama meski sudah melakukan tindakan sebelumnya setelah dapat laporan dari tim keamanan.

baca juga: Google Play Store Diperbarui, Ini yang Berubah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.