Tanggapan Youtuber Lokal Soal Pengawasan YouTube dari KPI, Setuju?

0
295
Netflix YouTube
Copyright ©Eagles Investors

Arief Muhammad Setuju Pengawasan YouTube Oleh KPI

Oketekno – Setelah sebelumnya dikabarkan kalau pertengahan bulan Agustus 2019 kemarin kepastian tentang pengawasan platform YouTube dan Netflix sudah dipastikan oleh KPI, akan tetapi sampai sekarang ini masih belum ada siaran resmi yang menunjukkan kepastian pengawasan tersebut.

Para youtuber sekarang ini juga masih bebas untuk berkreasi dan menayangkan berbagai macam hal yang dianggapnya menarik, mulai dari vlogging, tutorial, hiburan receh, gaming, dan lain sebagainya. Seperti konten kreator Arief Muhammad ini misalnya, dimana ia belum lama ini juga menanggapi soal pengawasan konten di media baru tersebut.

Simak Nih: Mulai Bergulir, Tampilan Subscriber di YouTube Bakal Lebih Simple

Sebagaimana dilansir dari Viva (4/9/2019), Youtuber Arief Muhammad menyatakan kalau pengawasan terhadap konten digital memang diperlukan. Dan ia sendiri juga mengatakan kalau saat menikmati platform streaming media terpopuler itu, kaget dengan konten kreator lainnya yang melewati batas.

Arief Muhammad Youtuber
Copyright ©Viva

“Kayak misalnya kita tahu content creator ada penonton anak-anaknya, kadang-kadang mereka suka bablas. Enggak ada self sensor yang kayak ‘oke gue enggak bisa bikin konten yang gue lagi ‘ngerokok’,” begitulah keterangannya.

Ketahui Yuk: YouTube Kids Bakal Punya Website Sendiri

Seperti yang kita ketahui bahwa niatan ketua KPI untuk melakukan pengawasan terhadap platform streaming seperti YouTube, Facebook, Twitter, ataupun layanan lain ini telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat luas. Akan tetapi yang memutuskan untuk menolak niatan ini jauh lebih banyak ketimbang yang mendukungnya.

“Banyak yang kontra karena menurut mereka orang udah capek dengan konten TV, orang butuh tempat yang bisa berekspresi which is itu dunia digital. Kemarin tim-tim yang kontra merasa lo ngapain ngawasin kita, kita mau bebas berekspresi di sini. Kita enggak ada kewajiban untuk mendidik itu urusan lo jaga anak lo segala macem,” kata Arief lagi.

Kemudian dalam keterangan lanjutannya, ia menyatakan bentuk dukungan terhadap peraturan pembatasan Youtube dan saran terhadap mekanisme pengawasan. “Terserah dia mau bikin konten seperti itu disesuaikan penontonnya, mungkin ada warning di awal video, cuman konten-konten itu gue amat sangat setuju ada yang mengawasin untuk pasar yang tidak tepat.”

baca juga: Google Indonesia Punya Aturan Baru, YouTube Diminta Tirukan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.