Hati-Hati, Puluhan Aplikasi Android Telah Disusupi Malware Baru ‘Joker’

0
478
Malware Joker in Android
Copyright©Forbes

Google Tengah Bersih-Bersih Aplikasi Android

Oketekno – Entah kenapa malware baru yang ditemukan oleh perusahaan keamanan Cyber dan Perangkat CSIS Security ini menamakannya Joker, pasalnya beberapa waktu sebelumnya nama Jebakan Batman menjadi yang familiar dengan malware baru untuk Smartphone Android. Bisa jadi untuk sistem infeksinya terhadap aplikasi android yang berbeda.

Seperti yang kita tau bahwa Joker lebih kejam ketimbang Batman, sehingga bisa jadi malware baru ini juga memiliki sistem lebih sadis untuk menginfeksi Smartphone penggunanya. Dikabarkan kalau Joker telah menyusup ke puluhan aplikasi yang ada di Google Play Store. Dan parahnya lagi, salah satu dari aplikasi yang disusupi sudah mendapatkan jumlah unduhan 472.000 kali.

Simak Nih: Kalimat Perintah Baru Google Assisstant Untuk Aplikasi WhatsApp

Dilansir dari SC Magazine, disebutkan kalau Joker ini bisa saja mencuri pesan SMS, daftar kontak, hingga informasi perangkat pengguna. Bukan cuman itu saja, bahkan secara diam-diam juga dapat mendaftarkan pengguna ke layanan premium, sehingga ini bisa saja merugikan korban, karena harus membayar biaya langganan tersebut.

Google Play Infect
Copyright©Threatpost

“Joker berinteraksi dengan website iklan-iklan untuk menghasilkan klik palsu dan mendaftar layanan premium tanpa sepengetahuan korban,” seperti itulah yang dikatakan oleh analis Malware CSIS Security, Aleksejs Kuprins.

Ketahui Yuk: Berikut Pembaruan Aplikasi Gmail Untuk Smartphone iPhone

Dikatakan juga kalau Malware Joker yang menyusup ke puluhan aplikasi Android di Google Play Store ini sudah menyebar ke 37 Negara dimana salah satunya termasuk Indonesia. Sedangkan untuk daftar Negara lain yang juga harap waspada terhadap infeksi dari malwa ini ada Australia dan juga Austria.

Kemudian untuk Negara lain yang juga terkena dampaknya yakni Belgia, Brasil, China, Cyprus, Mesir, Prancis, Jerman, Ghana, Yunani, Honduras, India, Irlandia, Italia, Kuwait, Malaysia, Myanmar, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Qatar, Republik Argentina, Serbia, Singapura, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, Ukraina, Uni Emirat Arab, Inggris, bahkan sampai ke Amerika Serikat.

Setelah dilaporkan oleh Kuprins ke pihak Google, ternyata rakasasa internet tersebut sudah mengetahuinya dan sekarang pihaknya tengah bersih-bersih aplikasi Android. Selain itu, Google juga melaporkan kalau pihaknya sudah menghapus sekitar 85 aplikasi jahat yang mengandung malware. Jenisnya itu beragam, ada yang game, aplikasi stream, TV, bahkan hingga aplikasi jodoh yang berpotensi mendapat jumlah klik instal tinggi.

baca juga: Beberapa Aplikasi Stiker WhatsApp yang Bisa Bikin Chatting Makin Seru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.