Setelah Kena Masalah, Kini YouTube Lebih Serius Urus Konten di Platformnya

0
273
Google YouTube
Copyright©Todotech

YouTube Gelontorkan Triliunan Untuk Konten Ramah Anak

Oketekno – Setelah beberapa pekan yang lalu layanan streaming media terpopuler di Dunia ini terlibat dengan masalah privasi anak dibawah umur. Kini diketahui kalau YouTube mulai serius menggarap dan mengurus konten yang ramah anak. Tak tanggung-tanggung, anak perusahaan Google ini menggelontorkan dana sebesar US$ 100 juta atau sekitar Rp 1 triliun untuk konten seperti itu.

Diharapkan dengan dana sebesar itu nantinya konten ramah anak bisa lebih berkualitas dan juga tidak melibatkan privasi mereka. Pasalnya, anak kalau masih dibawah 12 tahun memang tidak diperbolehkan untuk objek penggalian data, terlebih untuk penayangan iklan yang tepat sasaran atau mungkin memanfaatkannya untuk hal lain yang menguntungkan pihak tertentu.

Simak Nih: Mulai Bergulir, Tampilan Subscriber di YouTube Bakal Lebih Simple

Melansir dari CNET, Direktur Utama YouTube bernama Susan Wojcicki telah mengatakan kalau fokus utama perusahaannya sekarang adalah melindungi privasi anak. Oleh karena itulah pihaknya menggelontorkan dana sebesar itu demi konten ramah anak.

Youtube ad
Copyright ©istockphoto

“Bagi kami bertanggung jawab adalah prioritas utama di Youtube. Tidak ada yang lebih penting dibandingkan melindungi privasi anak-anak,” begitulah kata Susan.

Ketahui Yuk: Google Indonesia Punya Aturan Baru, YouTube Diminta Tirukan!

Hal ini dilakukan oleh platform streaming media terpopuler di Dunia itu setelah mendapatkan denda sebesar US$ 170 juta atau sekitar Rp 2 triliun terhadap Federal Trade Commission (FTC). Ini dikarenakan perusahaan yang dibawah pimpinan Susan melakukan penggalian data anak dibawah umur.

Bukan cuman menggelontorkan dana untuk membuat konten ramah anak saja, melainkan YouTube juga menegaskan kalau pihaknya tidak lagi menayangkan iklan yang ditargetkan untuk anak-anak. Mungkin kedepan tetap akan ada iklan, akan tetapi tidak banyak dan terkesan monoton karena tidak memanfaatkan cookies sebagai penayangan rekomendasi.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan kalau layanan utamanya itu ditujukan untuk orang yang sudah berumur setidaknya 13 tahun ke atas. Sedangkan pengguna yang masih berada dibawah umur tersebut, diharapkan orang tua memberikan aplikasi YouTube Kids saja yang mana sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar ramah terhadap anak sekaligus bisa dikontrol secara penuh oleh orang tua.

baca juga: Inilah YouTube Play Button Khusus Untuk 2 Youtuber Terpopuler

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.