Waspadai Ketika Ada Teman WhatsApp yang Tiba-Tiba Tinggalkan Grup

0
442
WhatsApp Sad
Copyright ©Istimewa

Teman Left Group WhatsApp Bisa Jadi Tanda Buruk

Oketekno – Dari sekian banyak jenis layanan pesan instant yang ditawarkan, Aplikasi WhatsApp menjadi yang terpopuler dan paling diandalkan oleh masyarakat Dunia. Ini tidak lain karena memang kemudahan dan juga fitur-fitur menarik yang ditawarkan, sesuai dengan minat serta kebutuhan kebanyakan kalangan setiap harinya.

Untuk mengumpulkan teman lama, teman sekolah, teman kerja, dan juga kelompok lainnya, telah ditawarkan sebuah fitur grup yang bisa dimanfaatkan untuk saling sharing dan berbagi pengalaman berdasarkan minat dan percakapan mereka. Namun tidak semua anggota dalam grup itu bisa hidup tenang dan juga ikut merasakan kebahagiaan pula.

Simak Nih: Kehadiran Layanan Pembayaran WhatsApp Masih Lama di Indonesia

Tingkah laku untuk meninggalkan grup WhatsApp ini menjadi salah satu yang tidak cukup wajar, mereka yang melakukannya pasti ada alasan tersendiri mengapa melakukannya. Dan salah satu faktor paling sering adalah tindakan kurang menyenangkan yang menimbulkan perasaan cemas, bully termasuk salah satu diantaranya.

WhatsApp Grup
Copyright ©hatena

“Bahkan ditemukan di kasus 2017 lalu anak sekolah ternyata salah satu faktor signifikan pemicu pikiran bunuh diri itu adalah bullying. Nah ini yang harus kita fokuskan sebagai orang tua, teman juga, kenapa? Karena sering kali teman-teman yang suicidal awalnya itu bicara pelan-pelan, posting, orang bilang ‘ah caper ngomong pengen mati kok nggak mati-mati ya’,” tegas Benny Prawira, SPsi selaku Ketua Komunitas Pencegahan Bunuh Diri, Into The Light, di Jakarta Pusat, dilansir dari media detikINET.

Kebanyakan tindakan Bully ini terjadi pada mereka yang sebenarnya tengah membutuhkan pertolongan, sebagai teman apakah kita akan bertindak untuk menjatuhkannya sekalian atau mungkin malah membantunya dengan kata motivasi, sehingga mereka dapat kembali bangkit dari keterpurukan.

WhatsApp bisa menjadi salah satu media yang sering digunakan untuk melampiaskan hal ini, dan Benny pun memberikan saran terhadap pengguna bijak sosial media. “Jadi kalau punya peer yang menunjukkan postingan gelap, profile picturenya hitam, tiba-tiba di WhatsApp left group kita, menunjukkan gejala kayaknya udah hopeless banget, coba reach out.” Kalau memang ada anggota yang left grup misalnya, coba wawancarai baik-baik mereka apakah alasan melakukan ini.

baca juga: Biar Makin Susah Dibajak, Nih Caranya Lindungi Akun di Aplikasi WhatsApp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.