Pengguna iPhone di Negara Ini Bisa Dapetin Rp 13 Juta, Kok Bisa?

0
338
iPhone China
Copyright ©Wall Street Journal

Google Dituding Langgar Privasi Lewat Safari

Oketekno – Untuk membeli perangkat Smartphone iPhone ini tidak bisa dengan budget yang kecil, terutama model-model baru rilis dimana masih mendapatkan dukungan update iOS. Hal ini dikarenakan memang Apple menjaga privasi penggunanya dengan baik, melalui cara menggunakan aplikasi eksklusif yang dikembangkan sendiri.

Akan tetapi untuk beberapa layanan tentu saja perusahaan yang berada dibawah pimpinan Tim Cook ini mengandalkan perusahaan lain termasuk Google. Ketika kita membuka aplikasi browser Safari ciptaan Apple, maka kita akan mendapatkan layanan pencarian Google. Dan ternyata laporan terbaru menyebutkan kalau ada pengaturan privasi yang tidak beres dari sana. Sehingga pengguna iPhone berkesempatan mendapat fee 750 poundsterling atau sekitar Rp 13 juta.

Simak Nih: Pembicaraan Terkait iPhone SE 2 Muncul Lagi, Dijual Mulai Rp 5 Jutaan?

Dalam sebuah gugatan class action, Google di Inggris disebut telah melewati pengaturan privasi di browser safari mobile yang terpasang di perangkat iPhone. Kejadian ini berlangsung mulai bulan Agustus 2011 hingga Februari 2012.

Safari iPhone
Copyright ©MacPoin

Untuk gugatannya ini sendiri telah didaftarkan oleh kelompok bernama “Google, You Owe Us”, dimana Google dituduh telah mengambil data suku, ras, ketertarikan seksual, kelas sosial, dan informasi sensitif lainnya dari pengguna iPhone. Diduga kalau data ini akan dikumpulkan ke dalam grup berbeda, dan bakal digunakan untuk penayangan iklan sesuai dengan apa yang diinginkan pengguna.

Perlu diketahui bahwa untuk gugatan serupa di Amerika Serikat, Google sendiri sudah kalah dan diwajibkan membayar USD 39.5 juta. Dan kali ini di Inggris, kalau memang sampai kalah lagi maka diharuskan membayar lebih banyak, yakni sekitar 3.2 miliar poundsterling. Dan kalau dibagi dengan sekitar 5.4 juta pengguna iPhone di Inggris selama 2011 – 2012, maka setiap pengguna akan dapat 750 poundsterling.

Berkenaan dengan ini, Google mengaku sudah meminta izin untuk naik banding ke Mahkamah Agung. Dan raksasa internet ini juga mengeluarkan pernyataan resmi terkait perlindungan privasi pengguna. “Melindungi privasi dan keamanan dari pengguna selalu menjadi prioritas pertama kami. Kasus ini terkait dengan sebuah masalah yang terjadi pada hampir satu dekade lalu dan kami sudah memperbaikinya saat itu. Kami percaya (gugatan) ini tak berdasar dan seharusnya ditolak,” keterangan Google.

baca juga: Toko Ini Jual iPhone 11 Pro Max Asli Seharga Sejutaan Langsung Hebohkan Publik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.