Jadi Admin WhatsApp Menteri Presiden, Begini Sikap Menkominfo!

0
154
Rudiantara WhatsApp Down
Copyright ©CNBC Indonesia

Curhatan Menkominfo Jadi Admin Grup WhatsApp Kabinet Kerja Presiden RI

Oketekno – Kehadiran layanan pesan instant WhatsApp tidak cuman bermanfaat bagi masyarakat normal dan umum saja, melainkan lembaga pemerintahan juga memanfaatkan kemudahan dari layanan ini dalam menjalankan tugas dan aktivitas kesehariannya. Misal seperti pemanfaatan fitur grup untuk deretan menteri Kabinet Kerja Joko Widodo (Jokowi) kali ini.

Siapa yang menjadi admin dalam grup WhatsApp tersebut? Jelas saja kalau membahas demikian, yang paling cocok yakni Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Dia sudah sangat paham tentang pemanfaatan media elektronik ini, lengkap beserta peraturan dan ketentuannya. Sebab ini merupakan tugasnya untuk mengawasi media dan layanan elektronik di Tanah Air.

Simak Nih: 4 Tips Pulihkan Kontak WhatsApp yang Tiba-Tiba Hilang

Berdasarkan kutipan dari detikINET, Rudiantara menjelaskan seperti apakah sikapnya dalam mengatur grup Kabinet Kerja Jokowi kali ini. “Saya ini mimin (sebutan admin) di grupnya kabinet Pak Jokowi-JK. Mimin harus berani mengatakan ‘sekali lagi kalau kirim berita negatif saya kick’. Saya di kabinet juga begitu, saya mimin-nya klo mimin bisa kick (mengeluarkan anggota dari grup WhatsApp) cuma karena teman-teman sama-sama menteri saya tak kick, kecuali memang sudah di-kick Presiden saya kick juga di grup.”

Grup WA
Copyright ©Grid

Berkenaan dengan hal ini, tidak lupa juga Rudiantara dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan terhadap masyarakat luas agar selalu waspada dalam menerima informasi. Menkominfo juga menyarankan kepada admin grup mana saja untuk menendang keluar orang yang sering kali menyebarkan konten negatif di grup yang dipimpinnya.

Selain itu, ada pernyataan unik yang terlontarkan dari Menkominfo ini. Dimana untuk penyebaran konten negatif ini sangat tidak perlu dan tidak berfaedah. Menerima konten tersebut dalam bentuk foto dan video malah bisa menghabiskan kuota saja, dan kalau dalam bentuk tulisan bisa menyita waktu kalian juga.

“Kalau terima di grup whatsApp itu yang negatif itu merugikan. Dua kontennya itu merugikan kita, pola pikir menjadi terbawa negatif kedua pulsa kita kesedot walaupun kita menerima ruginya dua kali menerima konten negatif dan rugi pulsa kita kesedot,” ujar Rudiantara, Menkominfo.

baca juga: Cara Hapus Seluruh Pesan, Foto dan Video di Grup WhatsApp dengan Sekali Klik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.