Google Wajibkan Pengguna HP Android Pakai USB-C PD Untuk Isi Daya

0
900
Charging HP Android
Copyright©IDNTimes

HP Android Diharuskan Pakai USB-C PD Untuk Android 9 ke Atas

Oketekno – Bukan cuman menjadi penyedia sistem operasi Android dan layanan internet saja, melainkan Google juga memberikan perhatian penuh terhadap kenyamanan dan penggunaan HP Android secara global. Baru-baru ini raksasa internet asal AS itu membuat panduan baru untuk pengguna ponsel Android.

Dalam perubahan kali ini yang paling mencolok adalah diwajibkannya menggunakan Standardisasi Charge Power Delivery melalui USB-C. Perlu diketahui bahwa untuk USB-C PD ini merupakan standar terbuka yang membolehkan pengisian baterai secara cepat dan aman melalui koneksi USB-C.

Simak Nih: Daftar Aplikasi Android yang Terinfeksi Virus Joker, Ada yang Masih Terpasang di HP Kamu?

Meski sudah dibuat standar pengisiannya, seperti tekanan hambatan, daya yang masuk, daya yang keluar, dan semacamnya. Akan tetapi masing-masing vendor berusaha untuk mengembangkannya agar bisa memberikan kemampuan pengisian daya yang lebih cepat terhadap HP Android.

Nokia 5.1 Plus Charge
Copyright ©YouTube

Sudah banyak sekali yang demikian untuk sekarang ini, seperti VOOC milik OPPO, Warp Charge buatan OnePlus, hingga Fast Charger yang dikembangkan oleh Samsung. Kemudian Qualcomm juga memiliki standar sendiri untuk teknologi pengisian daya cepat yang dinamakan Quick Charge dimana kini sudah mencapai V4.0.

Tidak selamanya sang vendor menawarkan charger yang bisa memberikan kemampuan pengisian yang optimal terhadap Smartphone besutannya itu. Memang ada beberapa vendor yang sudah menyertakan charger berdaya tinggi, namun beberapa ada yang mengharuskan pengguna membelinya secara terpisah.

Ketahui Yuk: Dikonfirmasi, Harga Nokia Android Sejutaan Ini Sekarang Rp 300 Ribu Lebih Murah

Perlu diketahui bahwa sebelumnya Google juga sudah pernah menyinggung tentang standarisasi pengisian daya ini ketika merilis Android Nougat. Kala itu, Google mengatakan kalau suatu hari nanti HP Android hanya akan dipereknankan untuk diisi dayanya menggunakan USB-C.

Kemudian untuk perubahan besar lainnya yang tertera dalam panduan tersebut yakni tentang diwajibkannya memasukkan Digital Wellbeing ke dalam HP Android. Melalui fitur ini, maka sistem operasi Android Pie atau yang lebih baru bisa memantau penggunaan setiap aplikasi, notifikasi, mengatur warna layar, hingga aplikasi Family Link.

Akan tetapi Google tidak terlalu ketat mengharuskan setiap vendor HP Android menggunakan layanan atau fiturnya itu. Melainkan mereka dapat memodifikasinya sesuai dengan kehendak dan daya tarik masing-masing. Cuman harus sama dengan penerapan fitur Digital Wellbeing dan Family Link dari Google.

baca juga: Google Sebut 14 HP Android Ini Mudah Sekali Diretas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.