Peraturan Blokir Ponsel Black Market di Indonesia Resmi di Sahkan

0
456
Ponsel BM 1+
Copyright©SinarHarapan

Peraturan Pemblokiran Ponsel BM Diresmikan

Oketekno – Setelah cukup lama sejak rencana awalnya yang akan dilakukan pada bulan Agustus 2019 kemarin. Pada akhirnya Pemerintah Indonesia hari ini meresmikan peraturan tentang pemblokiran Ponsel Black Market via IMEI di Tanah Air. Dengan demikian, ponsel tanpa nomor IMEI yang resmi, bakalan tidak akan mendapatkan jaringan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari KompasTekno, pada hari Jum’at (18/10/2019), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan juga Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah melakukan penandatanganan terhadap peraturan Menteri yang baru dibuat tersebut.

Simak Nih: Alat Pendeteksi IMEI Ponsel Black Market Siap Digunakan, Data Dipastikan Aman!

“Saya ucapkan terima kasih kepada tiga kementerian sehingga aturannya terintegrasi. Kami bertiga melihat untuk memastikan bahwa pendapatan pemerintah tidak terganggu dari ponsel,” begitulah yang dikatakan oleh Menkominfo, Rudiantara dalam serangkaian acara yang baru saja diselenggarakan tersebut.

Peraturan Ponsel Black Market Sah
Copyright©Kompas

Untuk peraturan pemblokiran Ponsel Black Market di pasar Smartphone Indonesia ini tidak dibuat begitu saja tanpa persetujuan publik. Melainkan regulasi yang mengatur pemblokiran ini sebelumnya juga sudah dilakukan konsultasi terhadap masyarakat luas, melalui draft yang sudah diterbitkan oleh Kemkominfo pada awal Agustus kemarin.

Ketahui Yuk: Pengguna Ponsel Black Market Wajib Tau Hal Ini

Ponsel BM ini memang marak beredar di Indonesia, terlebih lagi untuk model-model yang memang masih baru seperti ponsel besutan Apple misalnya. Dimana untuk iPhone 11 series masih belum resmi beredar di Tanah Air, dan memenuhi syarat & ketentuan TKDN yang diberlakukan. Akan tetapi beberapa retail yang menyediakan ponsel ini sudah ada beberapa.

Memang kemarin-kemarin masih tidak menjadi masalah, pengguna Ponsel Black Market masih bisa mendaftarkan IMEI miliknya ke Kemenperin untuk dilakukan sinkronisasi jaringan. Namun kalau sudah pemblokiran mulai diberlakukan, maka pengguna Ponsel BM akan menerima resikonya. Ketika dipasang kartu dari operator Indonesia apapun, tidak akan mendapatkan jaringan.

Oleh karenanya, mulai sekarang ini kita harus lebih bijak dan waspada ketika hendak melakukan pembelian ponsel. Dikarenakan penjualan Ponsel Black Market masih bertebaran di Tanah Air ini, dan sulit juga untuk mengenali mereka. Kalau memang ingin produk yang pasti, datang ke gerai offline/online resminya saja.

baca juga: Tips Kenali Smartphone Resmi dan Ponsel Black Market Xiaomi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.