Diblokir AS, Huawei Kesulitan Cari Pengganti Aplikasi Google

0
423
Huawei Phone
Copyright ©Daily Express

Aplikasi Google Sulit Untuk Digantikan

Oketekno – Sudah ada hampir 1 semester Huawei terkena pemblokiran dari pihak pemerintah AS, dikarenakan perang dagang yang terjadi antara Negara adidaya tersebut dengan China. Bukan cuman itu saja, ada sebutan kalau vendor asal China ini telah memata-matai penggunanya di AS untuk dikirimkan datanya ke server China.

Dikarenakan pemblokiran ini, jelas saja membuat bisnis Huawei menjadi tersendat, begitu juga dengan beberapa mitra perusahaannya yang ada di AS. Salah satu yang paling berat dialami oleh Huawei adalah penggunaan aplikasi Google. Memang sih untuk sistem operasi Android tetap bisa digunakan, tapi kalau tanpa aplikasinya, jelas fungsi OS itu masih kurang maksimal.

Simak Nih: Nasib Huawei Mate 30 Tanpa Aplikasi Google

Sebenarnya Google juga cukup dirugikan ketika memutuskan Huawei, dikarenakan vendor tersebut menjadi nomor 2 terbesar di Dunia dalam bisnis Smartphone. Tentu pengurangan pendapatannya akan begitu dirasakan oleh Google, lantaran aplikasinya yang tak terpasang secara default di ponsel terbaru Huawei, serta penghentian dukungan terhadap ponsel tersebut menjadikan layanannya semakin terbatas.

Huawei Mate 30 Pro Without Google Apps
Copyright©KompasTekno

Kedua perusahaan ini memang tengah mengalami masalah yang sama, hanya saja Google tidak begitu terlihat, dikarenakan pihaknya masih memiliki banyak vendor lain yang telah memasang aplikasi Google secara default, dan menjalin kerjasama dengannya. Berbeda dengan Huawei yang mengaku masih mengutamakan platform Android.

Ketahui Yuk: Turun Rp 1.4 Juta, Segini Harga Huawei Nova 5T Sekarang di Indonesia

Meski sudah memiliki HarmonyOS ciptaannya sendiri, akan tetapi vendor asal China ini berkali-kali menegaskan kalau pihaknya masih tetap memprioritaskan AndroidOS untuk Smartphone terbarunya. Akan tetapi yang menjadikannya kebingungan yakni mencari pengganti aplikasi Google alias layanan pendukung sistem operasi Android.

“Tantangan paling berat adalah mencari layanan Google. Kami masih bisa menggunakan platform Android karena open-source, tapi kami tidak bisa menggunakan layanan yang bisa menjalankan aplikasi Google,” ungkap Vice President Public Affair Huawei AS.

Beberapa aplikasi Google yang utama yakni seperti Play Service, Play Store, YouTube, dan juga Maps. Sedangkan untuk beberapa layanan lainnya masih bisa diganti dengan yang lain. Dan sebenarnya aplikasi itu bisa dipasang di Mate 30 series yang sudah tidak mendukung Google lagi, hanya saja tidak dapat dibuka/ diakses.

baca juga: Bukti Kuat Kehadiran Huawei Mate 30 Pro di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.