Kemkominfo Baru Tidak Tekan Operator Soal Blokir Ponsel Black Market

0
651
Ponsel Black Market
Copyright©JPNN

Operator Bisa Pakai EIR dan Bisa Juga Tidak

Oketekno – Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, dimana menjelang pergantian Menteri kemarin, Rudiantara bersama 2 Menteri lainnya telah meresmikan peraturan tentang Ponsel Black Market untuk beredar secara bebas di Indonesia. Salah satu cara untuk menekannya yakni memblokir jaringan seluler mereka.

Dan seperti apakah perwujudan atau penerapan dari sistem pemblokiran ini, kini sebagian besar akan bertumpu pada Menkominfo terbaru kita, Johnny G Plate. Selain itu perwakilan dari Kemkominfo juga menanggapi masalah ini. Sebagaimana dilansir dari detikINET, ia akan melanjutkan rencana dari Rudiantara menuju ke sistem teknisnya.

Simak Nih: Peraturan Blokir Ponsel Black Market di Indonesia Resmi di Sahkan

“Kita akan lanjut ke teknisnya (pemblokiran ponsel BM). Supaya pelaksanaan sistem IMEI ini berjalan secara efektif dan tidak menimbulkan beban terlalu besar untuk teman-teman operator,” begitulah ungkap Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Post dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail, pada hari Kamis (24/10/2019) kemarin.

Peraturan Ponsel Black Market Sah
Copyright©Kompas

Untuk sekarang ini memang peraturannya sudah sah dan telah ditandatangani oleh 3 Kementerian, Kemkominfo, Kemendag, dan Kemenperin. Akan tetapi alat pemblokiran perangkatnya masih belum dibahas secara rinci dalam regulasi tersebut.

Sebagaimana rencana awal, untuk implementasi aturan validasi IMEI ini nanti alat pemblokiran Ponsel Black Market akan diserahkan penuh kepada operator seluler sebagai ujung tombaknya. Dimana untuk alat yang dimaksudkan disini adalah EIR (Equipment Identity Register). Akan tetapi agar tidak menjadi beban operator berlebihan, maka alat ini tidak menjadi kewajiban mereka untuk melakukan pemblokiran terhadap Ponsel BM.

“EIR itu opsi. Jadi, bisa pakai EIR, terbuka juga dengan yang lain, yang penting tujuan memblokir perangkat ilegal tercapai,” begitulah keterangan dari Ismail. Dengan demikian, untuk penerapan blokir Ponsel Black Market ini nanti bisa berjalan lancar tanpa memberatkan sebelah pihak, terutama operator yang kini tengah mengembangkan jaringan 5G untuk Indonesia.

baca juga: Alat Pendeteksi IMEI Ponsel Black Market Siap Digunakan, Data Dipastikan Aman!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.