Ngeri Parah! Aplikasi Android Berbahaya Ini Tidak Bisa Dihapus

0
1646
Tidak Bisa Dibunuh Aplikasi Android Berbahaya ini
Copyright ©Slashgear

Tidak Bisa Terhapus Meski Sudah di Uninstall

Oketekno – Tidak sama seperti aplikasi Android berbahaya sebelumnya, dikarenakan untuk aplikasi yang dilaporkan belum lama ini disebut sulit banget untuk dihapus. Untuk aplikasi tersebut memang bisa dihapus, akan tetapi nanti dalam beberapa waktu mendatang akan langsung terpasang lagi dengan sendirinya.

Dengan demikian, pengguna secara tidak sadar akan tetapi terpantau oleh aplikasi ini tanpa sepengetahuannya. Dikarenakan pengguna merasa kalau aplikasi berbahaya tersebut sudah dilenyapkan dari HP Android miliknya. Namun pada dasarnya aplikasi itu masih ada dan terpasang kembali di ponsel korban.

Simak Nih: Segera Hapus! 40 Aplikasi Android Ini Terkandung Adware Merugikan di Dalamnya

Informasi ini disampaikan oleh periset Symantec, disebutkan kalau aplikasi Android yang bernama Xhelper ini telah menginfeksi lebih dari 45 ribu Smartphone Android di berbagai Negara. Dan untuk waktu yang dibutuhkan cukup cepat, yakni selama 6 bulan saja, dan dikatakan kalau ini akan terus menyebar hingga sekarang.

Xhelper Apps
Copyright ©balog18

Sebagaimana dilansir dari Mirror, aplikasi Android membahayakan ini masih belum diketahui asalnya dan seperti apakah cara menginfeksi perangkat Smartphone. “Tidak ada sampel yang kami analisis tersedia di Play Store dan meski kemungkinan malware Xhelper didownload oleh user dari sumber tak diketahui, kami yakin itu bukan satu-satunya chanel distribusinya,” seperti itulah yang dikatakan oleh Symantec.

Ketahui Yuk: Awas! Ternyata Aplikasi Pengunduh Video YouTube Populer Ini Berbahaya Sekarang

Dikatakan kalau aplikasi ini sampai dipasang oleh pengguna HP Android, maka korban akan mendapatkan banyak iklan tayang di perangkatnya. Dan Xhelper ini akan menyembunyikan diri sehingga tidak bisa diketahui dengan mudah. Lebih parahnya lagi adalah, ketika user tahu terkait dampak berbahaya dari aplikasi tersebut, dan melepasnya, maka aplikasi akan terpasang kembali. Bahkan, ketika pengguna melakukan Factory Reset sekalipun.

“Aplikasi ini meluncur oleh event eksternal, misalnya ketika perangkat yang terkena terkoneksi atau terputus koneksinya dari sumber daya, direboot atau saat sebuah aplikasi diinstal atau diuninstal,” jelas Symantec. Dan lebih aman untuk menghindari kejadian semacam ini, pengguna sangat disarankan mengunduh dan memasang aplikasi Android melalui Google Play Store saja, jangan percaya terhadap penyedia pihak ketiga.

baca juga: Cara Sembunyikan Status Sedang Mengetik di Aplikasi WhatsApp, Ampuh Tapi Beresiko!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.