Indonesia Rencanakan Denda Ratusan Juta Untuk Facebook Dkk

0
190
FB Twit
Copyright ©Social Barel

Indonesia Mulai Ketat dengan Sosial Media

Oketekno – Sekarang ini sudah banyak kalangan yang mengandalkan platform digital sebagai bisnis dan juga hiburannya. Dengan demikian, banyak sekali orang yang sudah tergabung di platform sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter atau yang lain.

Akan tetapi tidak luput juga dengan kejahatan yang merambah dunia digital juga. Dan pihak pemerintah Indonesia sekarang ini juga sudah mulai mengembangkan peraturan tentang Dunia Digital. Seperti yang belum lama ini diterangkan oleh Direktur Jenderal Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Pangerapan.

Simak Nih: Sering Dipakai “Begituan”, Facebook dan Instagram Banned Emoji Ini

Berdasarkan informasi yang dikutip dari KompasTekno, Semuel mengatakan kalau Facebook, Twitter, dan juga platform sosial media lainnya nanti bisa dikenakan denda hingga Rp 500 juta. Denda tersebut akan dikenakan kepada perusahaan yang bertanggung jawab ketika ditemukan adanya konten negatif yang tersebar di platform mereka.

Facebook Twitter Apps
Copyright ©BetaNews

Untuk sanksi ini sendiri telah disampaikan melalui aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan dan Sistem Transaksi Elektronik. Melalui peraturan yang sudah mengalami pengesahan pada tanggal 10 Oktober 2019 ini, jejaring sosial harus secara aktif melakukan pemantauan terhadap konten yang ada di dalamnya.

“Dulu pemerintah yang aktif, dengan mesin pencari lalu diblokir. Dengan adanya ini (PP 71/2019), nanti ada turunannya. Platform seperti Facebook, Twitter harus aktif mencari konten ilegal,” begitulah terang Semuel. Dan dijelaskan pula kalau sampai platform yang dimaksud ini masih menebarkan konten negatif seperti (pornografi hingga terorisme), maka akan dikenakan denda mulai Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.

Jumlah denda sebesar itu berlaku untuk setiap postingan Facebook atau platform lain, jadi kalau ditemukan adanya 3 penyebaran konten negatif, maka perusahaan bisa dikenakan denda hingga Rp 1.5 Miliar. Akan tetapi pemerintah Indonesia baru akan mulai menerapkan sistem denda ini pada tahun 2021 mendatang. Untuk sekarang ini diberikan waktu kepada sistem penebar untuk mulai memperbaiki platform-nya.

baca juga: Facebook Gunakan AI Untuk Lindungi Wanita, Dari Apa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.