Respon Facebook Soal Peraturan Baru yang Tengah Disiapkan Kominfo

0
155
Facebook Phone
Copyright ©Entrepreneur

Facebook Siap Patuhi Peraturan Baru

Oketekno – Untuk memberantas kejahatan di Negaranya, jelas pemerintahan akan memberlakukan berbagai macam peraturan yang mana harus dipatuhi oleh masyarakat ataupun perusahaan yang beroperasi. Seperti Facebook ini misalnya, yang mana harus menaati peraturan baru dimana kini tengah dipersiapkan oleh Menkominfo.

Sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE), perusahaan harus membayar dengan setidaknya Rp 100 juta ketika diketahui tetap membiarkan konten negatif beredar luas di platform yang menjadi tanggung jawabnya.

Simak Nih: Alasan Facebook Mengganti Logonya yang Sudah Jadi Ciri Khas Selama Ini

Dimana ini termasuk Facebook salah satunya, dan berkaitan dengan hal tersebut, perwakilannya yang ada di Indonesia telah menyepakati peraturan tersebut. Sehingga ketika peraturan ini nanti sudah resmi dijalankan, maka pihaknya telah siap membayar denda sebesar yang telah ditentukan untuk menebusnya.

Facebook Indonesia
Copyright©The Jakarta Post

“Secara keseluruhan kami mendukung (PP PSTE), karena itu kebijakan penuh pemerintah (Kementerian Komunikasi dan Informatika). Malah peraturan ini bisa mengendalikan jenis-jenis konten yang beredar di platform digital,” seperti itulah yang disampaikan oleh Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari sebagaimana dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kemarin. Dilansir dari CNN Indonesia.

Selain itu, dalam keterangan lanjutannya juga diungkap kalau melalui peraturan ini diharapkan pihaknya bisa lebih dekat terhadap Kemenkominfo, terutama dalam memberantas konten yang bisa  meresahkan masyarakat lokal. Kemudian, Ruben menjelaskan juga kalau Facebook telah memiliki pedoman komunitas yang mana dapat mengendalikan konten yang dapat diunggah oleh penggunanya.

Bukan cuman platform utamanya saja, melainkan Facebook juga memiliki Instagram yang perlu diurus untuk kebijakan konten yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, raksasa sosial media tersebut harus menangani konten yang beredar luas di kedua platform besarnya itu. Dan selain FB, ada juga beberapa layanan sosmed lain yang masuk dalam denda ini, seperti Twitter misalnya.

baca juga: Indonesia Rencanakan Denda Ratusan Juta Untuk Facebook Dkk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.