Inikah Penyebab Tumbangnya Samsung di Indonesia?

0
672
Samsung Galaxy M30s Indonesia
Copyright ©KompasTekno

Vendor Samsung Terlalu Cepat Merilis Produk Baru?

Oketekno – Selama 2 kuartal terakhir ini seperti yang dilihat, dimana Samsung kurang mendapatkan respon baik di pasar Smartphone Indonesia. Data memang masih menunjukkan adanya peningkatan, akan tetapi market share yang didapat terbukti masih kalah dengan pemain asal China.

Seperti OPPO dan Vivo telah mendapatkan peningkatan yang luar biasa di Tanah Air. Sehingga memaksa vendor asal Korea Selatan itu kini jatuh ke posisi ketiga untuk penjualan pada kuartal ketiga tahun 2019 kemarin.

Simak Nih: Muncul Bocoran Spesifikasi HP Samsung Misterius, Serba Minimalis?

Ketika dimintai keterangan mengenai masalah ini, Risky Febrian selaku Marketing Analys IDC telah mengungkap kalau peluncuran Galaxy As selama beberapa bulan terakhir ini terlalu cepat. Dimana untuk Galaxy As ini merupakan suksesor Galaxy A series yang diluncurkan oleh Samsung secara berlanjut di tahun 2019 ini.

IDC Samsung
Copyright©Kompas

“Sejak awal tahun seri Galaxy A populer di pasaran. Pada semester pertama 2019 sudah banyak pengapalan.” Seperti itulah yang disampaikan oleh Risky, sebagaimana dikutip dari media KompasTekno pada hari Senin, 18 November 2019.

Ketahui Yuk: Pilihan Baru Samsung Galaxy Note 10 di Indonesia

Bukan cuman itu saja, ia juga mengatakan kalau stock persediaan ketika lebaran kemarin masih ada, sehingga ini juga mempengaruhi pemasaran dari Galaxy As itu sendiri. Hal itu dikarenakan peritel juga akan lebih berfokus untuk menghabiskan model lama terlebih dahulu. Sehingga bisa jadi Samsung masih menahan pengapalan di kuartal ketiga kemarin.

Tidak hanya masalah pembaruan saja, melainkan vendor ini juga terpojok oleh vendor asal China yang mengalami peningkatan cukup besar. Hal itu tidak lain dikarenakan kehadiran sederet ponsel baru di kelas menengah, di rentang harga Rp 2.8 – 5.6 juta.

Untuk pasar Smartphone Indonesia sekarang ini telah dikuasai oleh vendor asal China, sebanyak 75% berasal dari vendor asal China seperti OPPO, Vivo, Xiaomi, dan Realme. Sedangkan Samsung berdasarkan data IDC cuman menguasai 19.4%, sisanya berasal dari vendor lain.

baca juga: Wujud Samsung Galaxy A51 Semakin Jelas Lewat Gambar Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.