Ini Masalah yang Picu Karyawan Facebook Kecewa dengan Mark Z

0
270
Copyright©TechCrunch

Karyawan Tidak Suka dengan Tingkah Mark Z

Oketekno – Tidak hanya sebagai pembuat saja, melainkan sekarang ini Mark Zuckerberg menjadi pemimpin perusahaan dari layanan FACEBOOK yang didirikannya itu. Setelah sekian lama terdengar di publik cukup damai, kini pemasalahan internal mulai meluber ke publik.

Seperti yang dikabarkan belum lama ini dimana banyak karyawan internal merasa dirinya tidak nyaman berada dibawah pimpinan Zuckerberg. Sebagaimana dilansir dari laman South China Morning Post, ini berkaitan dengan serangannya kepada kebijakan pemerintah China.

Simak Nih: Facebook Bikin Aplikasi Baru Lagi, Kini Untuk Pengenalan Orang!

Pembahasan yang dicontohkan dalam kasus tersebut yakni tentang pidato Mark Z di Georgetown University dimana telah berlangsung belum lama ini. Pendiri perusahaan Facebook tersebut telah mengkritik tentang kebijakan sensor China. Bukan cuman itu, melainkan Mark juga menyebutkan tentang layanan TikTok yang patuh terhadap pemerintahan Beijing untuk melakukan sensor terhadap konten demo Hong Kong.

Mark Z
Copyright ©GettyIMages

Diduga, pernyataan itulah yang memecah permasalahan internal Facebook, terutama dari karyawan yang berkebangsaan China. Ditambah lagi Peter Thiel yang menjadi salah satu anggota direksi perusahaan juga melayangkan kritikannya terhadap pemerintah China. Walaupun tidak ada bukti kuat, namun ia mengatakan kalau Google telah disusupi operasi China juga.

Ketahui Yuk: Bakal Ada Beranda Baru Lagi di FB, Ini Sederet Fiturnya

Kemudian tentang kasus bunuh diri, dimana tersebar luas kabar kalau karyawan asal China itu memutuskan mengakhiri hidupnya di kantor Facebook lantaran tidak kuat terhadap bully yang dilayangkan. Namun pihak perusahaan membantah atas adanya kejadian tersebut.

Tidak kali ini saja, melainkan sebelumnya Mark Zuckerberg juta telah berkomentar tentang kebebasan internet yang dilakukan oleh pemerintahan China. Banyak hal yang dilakukan pemblokiran oleh pemerintah, sehingga masyarakat tidak dapat dengan bebas berekspresi, ataupun mencari sesuatu yang diinginkan.

Berita tersebut telah beredar di WeChat dan telah mendapatkan lebih dari 100 ribu pemirsa, komentar pun diberikan dan banyak yang menganggap kalau petinggi Facebook itu sebagai pengkhianat serta menusuk dari belakang. Padahal, sebelumnya Mark Z telah cukup sukses mengambil hati masyarakat China dengan melakukan beberapa hal menyenangkan, namun ternyata itu tidak lain memang sekedar mencuri perhatian untuk memasukkan layanannya saja, akan tetapi tetap gagal.

baca juga: Facebook Integrasikan Instagram dengan Aplikasi Kencan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.