Sering Serukan Hapus WhatsApp, Apakah Telegram Yakin Bisa Lebih Aman?

0
491
Telegram Foto
Copyright©callbell

Aplikasi WhatsApp Ternyata Masih Lebih Aman Ketimbang Telegram

Oketekno – Platform WhatsApp menjadi layanan pesan instant paling populer untuk sekarang ini, hampir semua kalangan memanfaatkan dan mengandalkannya sebagai media komunikasi sehari-hari. Namun, ada juga beberapa kalangan yang menganggap kalau platform tersebut masih terlalu rentan peretasan, masih mending layanan Telegram.

Salah satu yang menganggap demikian yakni jelas pendiri Telegram, Pavel Durov. Ia sering kali menyerukan kalau layanan pesaingnya itu tidak aman. Namun, apakah Telegram yang dibesutnya lebih aman, dan benar-benar mampu melindungi penggunanya?

Simak Nih: Cara Memunculkan Centang Biru di WhatsApp Meski Disembunyikan

“Kecuali Anda tak masalah semua foto dan pesan Anda terbuka untuk publik suatu hari, Anda harus menghapus WhatsApp dari ponsel Anda,” seperti itulah yang dikatakan oleh Durov pada Channel Telegram miliknya yang sudah diikuti oleh ratusan ribu orang.

Pesan Telegram
Copyright©bbci

Seperti yang kita tahu beberapa waktu terakhir dimana celah keamanan sering muncul di WhatsApp. Dan paling terbaru kemarin dari NSO Group, dimana hanya dengan miscall saja sudah bisa memasukkan malware berbahaya pada Smartphone korban. Berkaitan dengan itu, Durov mengatakan “Telegram, aplikasi yang mirip dalam hal kerumitan, tak pernah mengalami masalah dalam skala berat seperti WhatsApp dalam 6 tahun sejak peluncurannya.”

Ketahui Yuk: Cara Menghapus Pesan di Telegram, Tanpa Batas Waktu!

Akan tetapi beberapa penelitian mengatakan kalau Telegram pada dasarnya tidak lebih aman ketimbang pesaingnya itu. Dan serangan jarang terjadi karena memang jumlahnya yang jauh lebih sedikit, 200 juta dibanding 1.6 miliar pengguna.

Mengutip dari Mashable disebutkan kalau pembicaraan di Telegram tidak langsung disandi secara end to end layaknya platform WhatsApp, sehingga pengguna harus mengaktifkan secret chat terlebih dahulu untuk memberikan keamanan ekstra. Dan riset MIT (Massachusetts Institute of Technology) menemukan kalau Telegram menggunakan protokol pesan yang dibuat sendiri atau Proprietary bernama MTProto, dimana ini tidak banyak pengawasannya.

“Dari sisi protokol yang digunakan, walaupun sama-sama belum terpecahkan, namun tingkat keamanan protokol Signal yang digunakan oleh WhatsApp diyakini lebih andal dibandingkan MTProto Telegram,” seperti itulah ungkap pakar keamanan dari Vaksincom, Alfons Tanujaya beberapa waktu lalu. So, bagaimana? Masih tidak cukup aman bukan layanan Telegram itu.

baca juga: Fitur Baru yang Tengah Dipersiapkan Untuk WhatsApp Web

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.