Pengguna WhatsApp Harap Berhati-Hati Terhadap Aplikasi Ini

0
2382
Danger Apps WhatsApp
Aplikasi Berbahaya Pesaing WhatsApp; Copyright©MR Invasion

Aplikasi Pesaing WhatsApp Ini Membahayakan Banget

Oketekno.com – Sebagai aplikasi pesan instant yang diandalkan oleh banyak kalangan, menjadikan perusahaan WhatsApp harus lebih ketat lagi dalam melindungi data privasi penggunanya. Dikarenakan semakin tinggi jumlah pengguna, maka pihak lain yang berkeinginan untuk menyerang platform semakin banyak pula.

Seperti yang belum lama ini terjadi dimana pengguna yang diharapkan untuk berhati-hati, lantaran kesalahan pemasangan aplikasi lain bisa berdampak pada peretasan akun, dimana bisa menyebabkan seluruh data privasi maupun percakapan yang ada disana bisa dilihat dan diunduh oleh pihak lain.

Baca Juga: Facebook Ingin Ciptakan OS Pesaing Android, Untuk Apa?

Aplikasi yang dimaksud ini adalah ToTok, dimana ini pada dasarnya merupakan alat mata-mata alias spionase dari pemerintah Uni Emirat Arab. Ini merupakan aplikasi pesaing WhatsApp yang baru diluncurkan tahun 2019 ini dan sudah mendapatkan jumlah unduhan jutaan kali di seluruh Dunia. Sebagian besar pengguna berasal dari UEA, tapi beberapa waktu terakhir aplikasi ini juga populer di AS.

ToTok Apps
ToTok Apps; Copyright©Slash Gear

Sebagaimana yang diungkap oleh pakar keamanan siber, aplikasi ToTok ini merupakan alat spionase yang bisa menyasar orang atau target dalam jumlah besar. Ini merupakan aplikasi ciptaan Breej Holding yang memungkinkan seluruh percakapan, pergerakan, janji, suara, foto, hingga hubungan para pengguna bisa terpantau. Jelas saja aplikasi ini jauh dari kata aman jika dibandingkan dengan aplikasi WhatsApp yang masih memperhatikan privasi para pengguna.

Disebutkan kalau Breej Holding ini merupakan kamuflase dari DarkMatter, firma intelijen siber yang bermarkas pusat di Abu Dhabi. Untuk firma ini telah memiliki mantan pejabat intelijen UEA, mantan anggota badan rahasia AS (NSA), sekaligus agen mata-mata militer Israel.

Untuk sekarang ini ToTok sudah ditendang dari Google Play Store ataupun App Store. Akan tetapi kalau pengguna masih memilikinya, aplikasi tandingan WhatsApp ini masih bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Dan berkenaan dengan masalah ini, pihak pemerintah Arab masih belum memberikan tanggapan apapun.

baca juga: Duo Smartphone Realme Terbaru Sah Dapatkan Sertifikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.