Alasan Sebutan WhatsApp Sebagai Aplikasi Paling Menderita

0
529
Block Chat WhatsApp
Block Chat WhatsApp; Copyright©TribunNews

WhatsApp Menjadi Aplikasi Paling Menderita

OKETEKNO – Mungkin bagi pengguna Smartphone sekarang ini sudah tidak asing lagi dengan aplikasi pesan instant tersebut, dikarenakan WhatsApp seperti sudah menjadi aplikasi wajib yang terpasang sebagai media komunikasi antar penggunanya dengan mudah dan cepat.

Bahkan beberapa lembaga survey mengungkap kalau aplikasi tersebut menjadi yang paling populer di Dunia. Namun ternyata dibalik itu, aplikasi yang berada dibawah naungan Facebook tersebut disebut paling menderita. Apa yang menjadi alasan sehingga aplikasi ini disebut paling menderita?

Baca Juga: Dirilis, Berikut Spesifikasi Utama dan Harga Realme 5i

Ternyata yang menjadi permasalahannya yakni aplikasi itu banyak diblokir di beberapa Negara, terkait kebijakan internet yang berlaku di wilayah tersebut. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Top10VPN, telah terjadi 6.236 jam gangguan yang telah dialami. Dimana pengguna yang berada di Negara Sri Lanka dan Sudan menjadi yang paling banyak terdampak atas kasus tersebut.

WhatsApp Error
Copyright ©Tribunnews

Untuk pencekalan ini bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan oleh beberapa pihak pemerintah di daerah tertentu, lantaran menjadi layanan komunikasi andalan masyarakat sebagai koordinasi ketika terjadi sebuah kericuhan. Platform tersebut menjadi yang paling diandalkan oleh mereka, sehingga jalinan komunikasi dan penyusunan rencana bisa berlangsung dengan cepat.

Baca Juga: Bahaya! 4 Virus Ini Mengintai Para Pengguna WhatsApp

“Menutupnya membuat hampir tidak mungkin bagi orang-orang untuk berkomunikasi di situasi seperti itu, memudahkan otoritas untuk menjaga cengkeraman kekuasaan. Menakutkan betapa mudah pemerintahan otorites mematikan platform seperti WhatsApp atau bahkan internet secara keseluruhan. WhatsApp bergantung pada lisensi pemerintah dan dipaksa mematuhi permintaan pemerintah agar terus bisa beroperasi,” seperti itulah yang disampaikan oleh Samuel Woodhams, salah seorang penulis di Independent.

Bukan cuman aplikasi WhatsApp saja yang paling menderita di tahun 2019 silam, beberapa platform yang tengah mengalami gangguan di tahun kemarin yakni seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan juga YouTube sempat terjadi permasalahan paling fatal dan terlama sepanjang sejarah.

Dalam studi yang dilakukan itu, dampak kerugian ekonomi akibat terjadinya pemblokiran internet secara global ini bahkan mencapai USD 8 miliar. Disebutkan ada 12 negara yang telah melakukan sebanyak 122 pemblokiran.

baca juga: Facebook Sebut Privasinya Sama Baiknya dengan Perusahaan Ternama Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.