Kalangan Ini Dilarang Pakai WhatsApp

0
453
Danger Apps WhatsApp
Aplikasi Berbahaya Pesaing WhatsApp; Copyright©MR Invasion

Pejabat PBB Dilarang Gunakan WhatsApp 

OKETEKNO – Seperti yang diketahui bahwasanya aplikasi WhatsApp sekarang ini telah menjadi platform atau layanan pesan instant yang sangat diandalkan oleh hampir semua kalangan dalam berkomunikasi. Hal itu memang tidak lain dikarenakan kemudahan layanan tersebut untuk dipakai, entah itu berkirim pesan, panggilan suara, video, kirim file, dan masih banyak lainnya.

Beberapa Negara dan wilayah memang ada yang melarang kehadiran WhatsApp ini, untuk digunakan sebagai alat komunikasi. Akan tetapi kali ini larangan diberikan terhadap kalangan tertentu, yang tidak memandang wilayah. Larangan tersebut diberikan dan harus dipatuhi oleh para pejabat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Baca Juga: Update Mobile Legends Kali Ini Baru Mantap, Manjakan Hero Roaming!

Menurut informasi yang dilansir dari Reuters, disebutkan kalau alasan aplikasi pesan instant terpopuler di Dunia ini dilarang untuk digunakan oleh pejabat PBB dengan alasan sistem keamanan yang lemah. Mereka lebih disarankan untuk menggunakan platform yang lebih aman.

Block Chat WhatsApp
Block Chat WhatsApp; Copyright©TribunNewsp

“Pejabat resmi di PBB diinstruksikan untuk tidak menggunakan WhatsApp, ia tidak didukung sebagai sebuah mekanisme yang aman. Jadi saya tak yakin sekjen PBB memakainya,” seperti itulah yang disampaikan oleh juru bicara PBB bernama Farhan Haq.

Baca Juga: Membandingkan Samsung Galaxy A51 dan A71, Beda Harga dan Kualitas

Kemudian ia juga menjawab terkait pertanyaan dari media mengenai komunikasi Sekjen PBB, Antonio Gutteres dalam menjalin pembicaraan dengan para petinggi Dunia. Apakah tetap menggunakan WhatsApp, dimana setelah layanan tersebut diduga bermasalah lantaran pangeran Arab Saudi sukses melakukan pembajakan terhadap Jeff Bezos yang kini sudah dilakukan ivestigasi.

“Informasi yang kami terima menunjukkan kemungkinan keterlibatan Putra Mahkota dalam pengintaian Mr. Bezos, dalam upaya untuk mempengaruhi, bahkan membungkam laporan The Washington Post tentang Arab Saudi. Dugaan peretasan ponsel Mr. Bezos, dan yang lainnya, menuntut investigasi secepatnya oleh Amerika Serikat dan otoritas lainnya,” ungkap ahli PBB dalam keterangan resminya.

Dan untuk pihak WhatsApp sendiri telah angkat bicara terkait layanan yang tidak lagi digunakan oleh pejabat PBB tersebut, lengkap dengan tudingannya. Perusahaan yang berada dibawah naungan Facebook ini menjelaskan jika enkripsi end-to-end sekarang ini dianggap masih yang terbaik, dan layanan itu kini juga memilikinya.

baca juga: Smartphone dengan Refresh Rate Tinggi Bikin Nyaman Main Game, Ternyata Ini Alasannya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.