Karena Penyebaran Virus Berbahaya, Kini Produksi iPhone Ikut Terancam!

0
233
iPhone 11 Murah
Copyright©ANTARA

Produksi iPhone Tengah Terancam Lantaran Corona

OKETEKNO – Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dimana beberapa perusahaan teknologi seperti Facebook, Razer, hingga LG telah melakukan pembatasan terhadap para karyawannya untuk menuju ke Tiongkok. Namun bagaimana dengan nasib Apple yang memiliki perusahaan alias perakit iPhone di Negara tersebut?

Berdasarkan informasi yang telah disampaikan oleh media Nikkei, bahwa Apple telah meminta pemasok yang sebagian besar berasal dari China untuk melakukan produksi sebanyak 80 juta iPhone pada paruh pertama tahun 2020 ini.

Baca Juga: Persiapan Sambut S20, Harga Samsung Galaxy S10 Series Anjlok dan Tinggal Segini

Dimana dari total jumlah tersebut 65 juta diantaranya merupakan unit iPhone lama, kemudian untuk 15 juta sisanya adalah unit Smartphone terbaru. Dimana untuk model terbaru ini kabarnya merupakan unit ponsel yang akan rilis dengan harga terjangkau pada bulan Maret 2020 mendatang.

iPhone 11 Series China
Copyright©Forbes

Apple telah berencana untuk melakukan produksi massal mulai minggu ketiga pada bulan Februari 2020 mendatang. Dikarenakan kasus penyebaran virus Corona ini, jelas saja untuk proses kali ini akan dilakukan penundaan sementara waktu.

Perlu diketahui bahwasanya untuk virus Corona ini cukup mematikan, dimana sejak pertama kali ditemukan hingga kini telah memakan korban jiwa sebanyak 1.000 orang. Sedangkan untuk orang yang sudah terinfeksi ada sebanyak 4.500 orang.

Baca Juga: Sudah Bisa Dicoba, Begini Cara Mengaktifkan Dark Mode di WhatsApp

Kemudian untuk Apple sendiri produksinya berada di China, begitu juga dengan Apple Store yang banyak beredar di Negara tersebut. Dan foxconn selaku pabrik perakitan iPhone sendiri telah meminta terhadap seluruh karyawan agar waspada. Para karyawan yang baru saja merayakan tahun baru China telah diminta untuk memperpanjang waktu tinggalnya.

Begitu juga dengan pengunjung Apple Store dimana mengalami penurunan lantaran wabah yang membuat resah banyak orang tersebut. Mereka juga menunda untuk membeli gadget, begitu juga dengan Apple yang juga memangkas waktu membuka toko.

Lantaran penyebaran virus satu ini, pada akhirnya rencana yang telah disusun oleh Apple harus berantakan dan perlu penataan ulang. Terutama dalam proses produksi iPhone yang begitu mengandalkan tenaga kerja dari China.

baca juga: Buruan, Redmi 8 dan Note 8 Lagi Diskon Ratusan Ribu Loh!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.