Huawei Bakal Putusin Google Sepenuhnya?

0
523
Porsche Design Huawei Mate 20 RS
Copyright ©direview

Huawei Masih Andalkan Android

Oketekno – Tidak terasa ternyata Google telah memutus kontrak terhadap Huawei dalam pemberian layanan mobile miliknya lantaran larangan dari pihak Amerika Serikat lebih dari setengah tahun. Dan di masa tersebut, vendor asal China ini masih sering merilis sederet ponsel terbaru dengan kemampuan yang handal.

Misalnya saja seperti Huawei Mate 30 series, dimana ponsel dengan kamera luar biasa ini tidak bisa menjalankan aplikasi google, seperti halnya Google Play Store, Gmail, Gmaps, Chrome, Gdrive, YouTube, dan masih banyak lagi lainnya.

Baca Juga: 3 Fitur WhatsApp yang Bikin Privasi Kalian Makin Terjaga

Belum lama ini secara mengejutkan ada cuitan yang mengatakan kalau perusahaan ini akan memutus sepenuhnya terhadap hubungan dari Google Mobile Service (GMS). Dengan demikian, meski ketentuan larangan yang diberlakukan oleh pemerintah AS ini dicabut, maka vendor asal China ini tidak akan lagi memberikan kesempatan bagi Google untuk kembali. Dan pihaknya akan menggunakan ekosistemnya sendiri yang kini sudah dalam tahap pengembangan.

Huawei P40 Screen
Huawei P40; Copyright©PhoneArena

Informasi ini telah disampaikan oleh Country Manager Huawei Austria bernama Fred Wangfei. Dalam laporannya, ia mengungkap kalau pihaknya nanti akan membuat ekosistem sendiri yang bakalan bisa menandingi Android dan iOS yang menjadi andalan banyak kalangan saat ini.

Baca Juga: Mulai Dijual Besok, Segini Harga Samsung Galaxy Note 10 Lite di Indonesia

Akan tetapi pernyataan Fred Wangfei ini tidak lama setelahnya langsung dibantah oleh Huawei sendiri. Dimana perwakilan dari perusahaan tersebut menegaskan kalau pihaknya masih membuka pintu selebar-lebarnya untuk kembali menggunakan GMS seperti sesaat sebelum diblokir oleh pihak AS lalu.

“Pilihan pertama kami tetaplah ekosistem Android yang terbuka termasuk GMS-itulah menjadikan kami vendor nomor dua di Dunia dalam angka pengiriman Smartphone. Akan tetapi, kalau kami tidak bisa menggunakannya, kami punya kemampuan untuk mengembangkan (ekosistem sendiri),” begitulah terang juru bicara Huawei.

Perlu diketahui bahwasanya meski tanpa menggunakan layanan dari Google, Huawei masih terbukti kokoh berada di posisi kedua dalam pengapalan ponsel periode 2019 kemarin menurut laporan Canalys. Sedangkan Apple yang nampaknya mendapatkan popularitasnya kembali masih berada di posisi ketiga sementara ini.

baca juga: 5 Brand Smartphone Terbaik di Dunia, Samsung dan Huawei Tetap Bersaing!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.