Setelah WhatsApp, Kini Facebook Persiapkan Fitur Serupa Untuk Messenger

0
227
Setelah WhatsApp, Kini Facebook Persiapkan Fitur Serupa Untuk Messenger
Copyright ©Okezone

Informasi Akurat Virus Corona Bisa Diakses Via Messenger

Oketekno.com – Penanganan berita hoax yang tersebar di seluruh kalangan terkait penyebaran virus corona sering kali menjadi permasalahan sulit untuk diatasi. Akan tetapi sebagai penyedia platform, Facebook tidak ingin kecolongan hal-hal demikian lagi.

Pihaknya sudah melakukan berbagai macam upaya kerjasama untuk menawarkan informasi akurat dari badang atau lembaga resmi pemerintahan yang terlibat dalam penanganan kasus tersebut. Misalnya saja seperti kemarin WhatsApp bersama WHO membuat chatbot yang bisa diakses dengan mudah secara global.

Kemudian kali ini raksasa sosial media asal AS tersebut juga telah menjalin kerjasama dengan organisasi kesehatan pemerintah dan organisasi kesehatan PBB dalam membantu memanfaatkan Messenger juga dalam meningkatkan respon terhadap isu COVID-19.

Misalnya seperti Kementerian Kesehatan Argentina, dimana telah meluncurkan layanan berbasis Messenger dengan dukungan Botmaker.com. Dimana untuk layanan ini nantinya berfungsi sebagai penjawab segala pertanyaan dari masyarakat terkait virus corona, memberikan saran tepat, cepat, dan andal selama 24 jam sehari.

Messenger
Copyright ©Messenger

“Organisasi seperti UNICEF dan Kementerian Layanan Kesehatan Nasional Pakistan juga menggunakan Messenger untuk memastikan audiens mereka mendapatkan informasi terbaru tentang Covid-19,” begitulah keterangan Stan Chudnovsky selaku VP of Messenger sebagaimana dilansir dari keterangan resmi Messenger.

Baca Juga: Pesan Samsung Galaxy M31 Disini Sekarang dan Dapatkan Sederet Bonus Menariknya

“Kami juga membuat online hackathon dan mengundang pengembang untuk membangun solusi perpesanan yang mengatasi tantangan terkait dengan coronavirus seperti menjaga jarak sosial dan menjaga agar orang-orang tetap terdidik dan mendapat informasi,” lanjutnya.

Selain itu, petinggi anak usaha Facebook tersebut telah mengungkap kalau Messenger banyak digunakan untuk mendapatkan informasi terpercaya dari otoritas kesehatan di tengah masalah global tersebut. Oleh karena itu pihaknya berusaha meluncurkan program tersebut untuk global.

Dan diharapkan program ini bisa menjadi jembatan bagi lembaga kesehatan pemerintah serta organisasi kesehatan PBB dengan pengembang dalam membantu perkembangan virus corona secara tepat waktu dan akurat melalui Facebook Messenger bagi seluruh masyarakat Dunia.

baca juga: Resmi dari Telkomsel, Begini Cara Aktifkan Kuota Gratis 30GB!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.