Bakalan Ada Kiriman SMS Soal Ponsel Black Market, Kalian Sudah Dapat Belum?

0
548
Bakalan Ada Kiriman SMS Soal Ponsel Black Market, Kalian Sudah Dapat Belum
Copyright ©Harapan Rakyat Online

Pengguna Ponsel yang Terdaftar Akan Dapatkan SMS

OKETEKNO – Mulai pada tanggal 18 April 2020 kemarin, kebijakan terkait pemblokiran ponsel black market di Indonesia sudah mulai diberlakukan. Jadi para konsumen yang membeli dan mengaktifkan perangkat BM ini setelah ketentuan ini diberlakukan tidak akan mendapat jaringan.

Akan tetapi ada beberapa hal yang bisa menyelamatkan perangkat tersebut agar tetap bisa mendapatkan jaringan dari operator telekomunikasi lokal. Yakni ketika membeli di luar negeri, harus mendaftarkan nomor IMEI terlebih dahulu dan membayar pajak di bea cukai jika dikenakan biaya, lebih jelasnya bisa lihat disini.

Baca Juga: Kirim Stiker di WhatsApp Kena Potong Pulsa Rp 250?

Tentu saja kalau dalam bentuk berita seperti ini saja akan kurang akurat, dikarenakan masyarakat yang dijangkau juga tidak terlalu besar. Oleh karena itu pemerintah nantinya akan melakukan edukasi melalui SMS, dan menggunakan nama pemerintah. Akan tetapi bersumber darimana masih belum jelas, apakah Menkominfo, Kemendag atau Kemenperin yang menyebar pesan ini nantinya.

IMEI Information
Copyright ©Kumparan

“Notifikasi ini maksudnya untuk semua HP yang terdaftar. Jadi, supaya tenang karena tidak terkena masalah. Semua perangkat yang terdaftar atau ter-record, sudah dipakai akan diberitahu dengan notifikasi,” seperti itulah yang disampaikan oleh Ismail selaku Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Tawarkan Paket Internet Murah Untuk Harian

Bagi kalian yang masih belum mendapatkan notifikasi tersebut, tentunya harap bersabar terlebih dahulu, dikarenakan pemerintah akan menggulirkannya secara bertahap. Disebutkan kalau pemerintah akan menggulirkan pengumuman melalui SMS ini selama 2 pekan kedepan, sehingga maksimal pada tanggal 2 Mei 2020 mendatang.

Dengan demikian tidak hanya perangkat bergaransi resmi Indonesia saja yang akan mendapatkan notifikasi, melainkan ponsel black market yang sudah dioperasikan sebelum diberlakukan peraturan ini nantinya akan mendapatkan juga. Sehingga, kalian tetap bisa beraktifitas dengan jaringan menggunakan operator telekomunikasi lokal seperti biasanya.

baca juga: Punya Memori 4GB/128GB dan Kamera 48MP, HP Android Ini Dijual Sejutaan di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.