Google dan Apple Tidak Pakai Data GPS Untuk Aplikasi Corona

0
293
Google dan Apple Tidak Pakai Data GPS Untuk Aplikasi Corona
Copyright ©News

Lebih Memilih Jenis Koneksi Lain Ketimbang GPS

Oketekno – Tidak ada persaingan lagi dalam menangkal penyebaran virus corona ini untuk lebih luas, dikarenakan ini demi kepentingan bersama untuk segera menyelesaikan agar kondisi perekonomian juga memulih. Seperti Apple dan Google berikut dimana keduanya kerjasama dalam mengawasi ketat konten atau aplikasi pelacakan untuk virus corona.

Kedua perusahaan besar tersebut telah mengungkap kalau fitur pelacak lokasi di aplikasi contact tracing yang sedang dikembangkannya untuk mengurangi penyebaran virus corona ini dilarang. Dikarenakan pihak yang cuman bisa mendapatkannya cuman pihak tertentu yang berwenang atas masalah kesehatan.

Baca Juga: OPPO Mulai Gulirkan ColorOS 7 Final, Ini yang Pertama Dapat!

Untuk kebijakan ini telah dibuat oleh kedua perusahaan teknologi ini lantaran ada kekhawatiran masyarakat yang muncul kalau data lokasi akan dikumpulkan oleh pemerintah di setiap negara. Sehingga untuk melakukan pengawasan, kedua pihak ini lebih memilih menggunakan koneksi Bluetooth, bukan data lokasi GPS.

Apple and Google
Copyright ©Tech Crunch

Bukan cuman masalah data lokasi pengguna saja, melainkan tujuan Google dan Apple menggunakan koneksi Bluetooth sebagai sistem contact tracing ini yaitu membuat Smartphone atau perangkat yang digunakan pengguna bisa lebih hemat baterai.

Baca Juga: Smartphone Ini Diklaim Menjadi yang Paling Murah dengan RAM 8GB

“Kalau pendekatan mereka (Apple dan Google) lebih efektif dibandingkan solusi buatan kami, maka kami dengan senang hati akan menyertakannya dalam aplikasi kami yang sudah ada,” begitulah terang perusahaan software Twenty.

Kemarin lalu, kedua perusahaan besar asal Amerika Serikat ini mengungkap kalau pihaknya akan membuat sistem pelacak COVID-19 yang akan disebarluaskan kepada HP Android dan iOS. Dan kabarnya sekarang tools untuk melacak itu sudah mulai disebar ke berbagai lembaga kesehatan Dunia.

Dengan begitu, lembaga kesehatan ini bisa mengembangkan aplikasi sendiri untuk melakukan palacakan terhadap penyebaran virus COVID-19 baik di perangkat dengan basis sistem operasi Android ataupun iOS, demi menekan serta memantau penyebaran virus tersebut.

Kemudian pihak Apple dan Google juga telah sepakat kalau akan memberikan izin untuk menggunakan satu aplikasi contact tracing di suatu Negara yang menggunakan sistem miliknya. Ini berguna untuk meminimalisir fragmentasi dan bertujuan agar tingkat adopsinya bisa lebih luas.

baca juga: Update Sistem Huawei P40 Bikin Kameranya Makin Mantap

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.