Bahaya, Klik OK Pada Notifikasi Ini Bisa Buat Akun WhatsApp Berpindah Tangan

0
282
Bahaya, Klik OK Pada Notifikasi Ini Bisa Buat Akun WhatsApp Berpindah Tangan
Copyright ©KompasTekno

Akun WhatsApp Bisa Berpindah Tangan Hanya dengan Klik “OK”

Oketekno – Memang keamanan chatting pada platform WhatsApp sudah terjamin lantaran ada enkripsi end-to-end. Akan tetapi proses pengambil alihan akun semacam ini masih sangat mungkin terjadi karena beberapa trik dari para peretas.

Seperti yang marak terjadi beberapa waktu belakangan, dimana mereka mengeluh kalau mendapatkan notifikasi, kemudian akun miliknya logout sendiri dari perangkat dan tidak bisa dikendalikan sama sekali. Seperti yang kalian lihat sendiri pada gambar tersebut, dimana ada 2 opsi yang bisa dilakukan oleh pengguna.

Baca Juga: Punya 3 Kamera Mirip iPhone 11 Pro, HP Android Lokal ini Dijual Sejutaan!

Bukan cuman satu atau dua orang saja dan mengambil orang penting, melainkan peretasan semacam ini dilakukan secara random terhadap sejumlah kalangan. Dan sebagaimana keterangan dari pakar keamanan siber Vaksin.com bernama Alfons Tanujaya, disarankan untuk tidak klik OK.

Verifikasi Bodong
Copyright ©KompasTekno

Ia mengatakan kalau notifikasi seperti itu bukan tanda kalau akun WhatsApp dibajak, melainkan sudah dibajak. Dan Alfons menerangkan juga kalau saat mendapatkan notifikasi seperti ini sebaiknya harus klik tombol verifikasi, jangan klik OK.

Ketika melakukan verifikasi, maka pengguna yang seharusnya akan mendapatkan beberapa kode verifikasi yang bisa membantu mengamankan akun. Seperti biasa, ada enam digit angka yang dikirimkan untuk proses tersebut, dan itu dikirim via SMS ataupun telepon.

Baca Juga: Ini Dia Tanda Realme X3 SuperZoom Segera Hadir di Indonesia

Sedangkan ketika pengguna melakukan klik OK, maka pengguna berarti melakukan persetujuan ketika ada orang lain yang berusaha masuk ke dalam akun miliknya pakai perangkat lain. Dan kalau pengguna asli tidak segera mendapatkan akses lagi, dan melakukan login, maka akun miliknya berpotensi besar disalahgunakan.

Ada berbagai macam bentuk pembajakan yang terjadi, mulai dari kegiatan merusak nama baik, mengganggu di grup, menyebar fitnah hingga melakukan pinjaman tanpa sepengetahuan pengguna, dan masih banyak lagi lainnya.

Namun Alfons menjelaskan kalau melakukan pinjaman online tidak cukup hanya menggunakan akun WhatsApp saja, karena dibutuhkan dokumen lain seperti KTP, KK, dan beberapa dokumen lain. Tapi kalau semuanya lengkap ada di akun tersebut ya percuma saja, itu tetap bisa dilakukan.

baca juga: Dirilis, Harga Realme Narzo 10 dan Narzo 10A Mulai Rp 1 Jutaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.