Deteksi Virus Corona Lewat Ponsel Bakal Bisa Dilakukan

0
262
virus corona smartphone
Copyright ©Top Career

Alat Canggih Ini Terhubung dengan Bluetooth Ponsel

OKETEKNO – Untuk sekarang ini berbagai macam lembaga tengah berusaha keras mengatasi penyebaran virus corona yang bisa dikatakan masih cukup banyak tingkat infeksinya. Bukan cuman untuk masa sekarang saja, melainkan guna masa depan juga tengah dipikirkan untuk itu.

Misal seperti alat canggih berikut, dimana memungkinkan kedepan penderita COVID-19 bisa terdeteksi lebih mudah lagi melalui Smartphone miliknya. Alat tersebut dibuat oleh tim dari University of Utah, Amerika Serikat dalam sebuah proyek yang awalnya ditujukan untuk mendeteksi virus Zika yang ramai terjadi pada tahun 2016 lalu.

Baca Juga: Tips Mengendalikan Recoil Senjata di PUBG Mobile yang Rekomendasi

Akan tetapi sekarang ini alat tersebut dilakukan modifikasi sehingga mampu mendeteksi COVID-19. Dan untuk bisa mengenali virus tersebut, ada beberapa hal yang dilakukan perubahan agar lebih sesuai dengan spesifik untuk pendeteksiannya.

Pendeteksi Virus Corona
Copyright ©detikINET

“Kami memulai proyek ini sekitar 12 bulan lalu. Ide utamanya adalah agar orang-orang mempunyai alat pendeteksi Zika agar bisa dipakai untuk mendeteksi di tempat yang mereka datangi. Kini rencananya adalah untuk mengubahnya agar bisa mendeteksi COVID-19,” kurang lebih seperti itulah ungkap Professor Massood Tabib-Azar.

Untuk alat berikut bisa dikatakan lebih canggih dan nyaman digunakan ketimbang PCR ataupun Rapid Test. Dikarenakan pengguna tidak perlu diambil sample darah atau swab dalam hidung, karena cukup meniup, batuk, bernafas, atau bersin saja untuk membuat air liur pengguna bisa menempel pada sensor.

Baca Juga: Perpanjangan Larangan Huawei Buat Nasib Apple Kian Terancam, Kok Bisa?

Kemudian pengguna juga bisa menguji keberadaan virus dari sebuah objek dengan cara mengolesnya menggunakan alat dan meletakkan sample pada sensor. Dan alat ini terhubung ke ponsel melalui jaringan Bluetooth, serta mengambil daya melalui port charger.

Dan ketika memang ada gejala virus corona, maka stand tunggal DNA bernama aptamers pada sensor akan mengikat protein, dan sistem elektriknya akan menghasilkan posifit. Kemudian datanya diproses lebih lanjut, seperti melaporkan kepada pihak kesehatan misalnya.

Dikatakan kalau alat ini bisa digunakan lebih dari sekali, lantaran ada daya listrik kecil yang mengalir untuk menghancurkan sample sebelumnya. Dan untuk aksesoris ponsel untuk deteksi virus corona ini tidak terlalu mahal, cuman US$ 55 atau sekitar Rp 815 ribu saja.

baca juga: Resmi Diperkenalkan, Samsung Galaxy A21s Hadir dengan 4 Kamera Baterai Jumbo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.