Huawei Beneran Ditambah Sulit Oleh Pemerintah AS, Ini Buktinya!

0
437
Update Sistem Huawei P40 Bikin Kameranya Makin Mantap
Copyright ©taskboot

Huawei Semakin Dipersulit Oleh Pemerintah AS

OKETEKNO – Seperti yang diketahui bahwa perusahaan Huawei selama beberapa bulan terakhir ini sudah terpuruk, lantaran ikut terseret dan menjadi salah satu yang paling terdampak atas perang dingin yang terjadi antara pemerintah Amerika Serikat dengan China.

Dilarangnya penjualan perangkat Smartphone di Amerika Serikat, kemudian tidak disertakannya aplikasi google pada ponsel tersebut membuat rasa percaya konsumen membeli ponsel ini juga semakin berkurang, meski sejatinya masih tetap menjalankan sistem operasi Android.

Baca Juga: 5 Tanda Ini Bakal Kalian Temui Saat Akun WhatsApp Berhasil Diretas

Ternyata bukan itu saja, melainkan baru-baru ini diketahui kalau pemerintah Amerika Serikat telah menghambat produksi chipset Huawei. Departemen Perdagangan AS pekan kemarin telah mewajibkan semua perusahaan semikonduktor untuk memiliki izin lisensi ketika akan menjual produknya ke perusahaan asal China satu ini.

TSMC Huawei
Copyright ©Medcom

Peraturan tersebut telah resmi diberlakukan pada tanggal 15 Mei 2020 kemarin, dan memiliki masa tenggang selama 4 bulan kedepan. “Kebijakan ini mengutamakan Amerika, mengutamakan perusahaan Amerika, dan keamanan nasional Amerika,” begitulah keterangan dari perwakilan Departemen Perdagangan AS.

Ditegaskan juga kalau kebijakan itu dibuat agar perusahaan Huawei tidak main-main dengan statusnya “entity list”. Dimana untuk daftar hitam ini menunjukkan kalau perusahaan yang ada di dalamnya tidak boleh berbisnis langsung dengan perusahaan AS.

Baca Juga: Ini yang Buat Vivo Paling Sukses di Indonesia

Dan sebagai bentuk balas dendam China melansir dari Reuters, China akan melakukan investigasi dan memperketat pembatasan terhadap perusahaan asal AS seperti Apple, Cisco System, dan Qualcomm, juga menunda pembelian pesawat Boeing.

Akan tetapi pihak Departemen Perdagangan ini telah membantah kalau langkah tersebut menjadi bentuk pemblokiran terhadap bisnis perusahaan China tersebut. Itu cuman syarat lisensi saja, dan perusahaan juga masih bisa menjalin kerjasama kalau ada surat izinnya.

Dan informasi ini jelas langsung memukul nilai saham dari beberapa perusahaan semikonduktor AS seperti Lam Research dan KLA Corp dimana masing-masing alami penurunan 6,4 persen dan 4,8 persen dalam perdagangan AS.

Kemudian pabrik TSMC yang memiliki kontrak besar dengan Huawei juga terdampak atas kebijakan ini. Hingga pada akhirnya telah memutuskan mematuhi pemerintah AS, dan berhenti menerima pesanan baru dari perusahaan tersebut.

baca juga: Revamp Gatotkaca, Bukan Lagi Sekedar Hero Tank di Mobile Legends?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.