Ini Dia Grup Hacker yang Belum Lama Ini Serang Indonesia

0
261
Hacker
Hacker; Copyright©Twitter

Grup Hacker Naikon Serang Indonesia

Oketekno – Dalam laporan terbaru kali ini telah ramai jadi bahan perbincangan terkait grup hacker yang melancarkan serangannya terhadap pemerintah Indonesia. Serangan ini adalah berupa malware backdoor Aria-body yang telah mengingeksi terhadap perangkat Komputer.

Disebutkan kalau grup peretas Naikon menjadi dalang dibalik semuanya. Tentu ini menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan, karena namanya sudah tidak muncul sejak tahun 2015 silam dalam laporan keamanan siber. Dimana ia setelah beroperasi menginfeksi Komputer pemerintahan dan perusahaan Nasional di Negara Asia Tenggara.

Baca Juga: Game Petualangan Super Keren Cyberpunk 2077 Hadir di Indonesia

Keterangan dari New York Times telah mengatakan kalau grup ini berbasis di China, dan Naikon beberapa tahun lalu sudah terbilang aktif dalam melakukan aksi spionase siber ke berbagai Negara. Termasuk diantaranya seperti Indonesia, Malaysia, Kamboja, Filipina, Vietnam, Myanmar, dan juga Nepal. Untuk malware yang digunakan yakni dikategorikan sebagai Advanced Persistent Threat (APT).

Negara target
Copyright ©Checkpoint

Untuk checkpoint yang berbasis di Israel telah memberikan laporan kalau Aria-body ini kembali dijalankan oleh grup hacker Naikon dan beraksi di Australia dengan menunggangi email sebuah kedutaan dari negara Asia Pasifit. Diduga kuat kalau Naikon ini masih mengincar negara yang menjadi target sebelumnya, termasuk Indonesia, Australia, dan sejumlah negara lain.

Baca Juga: Facebook Rilis Aplikasi Baru Lagi Bernama CatchUp, Apa Itu?

Pada keterangannya, Kaspersky Lab mengatakan kalau Naikon ini memiliki sejumlah keunggulan dalam melancarkan aksinya, diantaranya yakni seperti:

  • Di setiap negara yang menjadi target, ada satu orang yang menjadi operator, dimana tugasnya mengambil keuntungan dari aspek budaya dari negara tersebut, seperti halnya kecenderungan menggunakan akun email pribadi sebagai kegiatan bekerjanya.
  • Menempatkan server proxy di suatu negara dengan tujuan memberikan dukungan setiap saat guna koneksi real-time dan juga data exfiltration
  • Sudah 5 tahun volume aktivitas serangan dilakukan secara tinggi pada kalangan eksekutif penting dan geo-politik
  • Memiliki kemampuan untuk platform-independent code dan membendung seluruh lalu lintas jaringan
  • Ada 48 perintah susunan pelaksanaan yang berguna dari jarak jauh, termasuk perintah guna melakukan inventarisasi secara lengkap, unduh dan upload data, memasang add-on modul, atau bekerja sesuai dengan komando dari pusat.

Tentu berbagai macam rancangan peretasan yang dilakukan oleh grup hacker Naikon ini bukanlah hal mudah dan bisa dilakukan dalam waktu singkat. Karena butuh proses cukup rumit, namun itu sudah dilakukan sejak dulu. Hanya saja selama beberapa tahun terakhir vakum, sehingga saat mengoperasikannya lagi tidaklah sulit bagi mereka.

baca juga: Xiaomi Segera Hentikan Produksi Ponsel Jenis Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.