Awas! Tidak Semua Pengguna Zoom Terjamin Keamanannya

0
299
Kena Semprot, Zoom Hapus Kode Aplikasi yang Kirim Data ke Facebook
Copyright ©Grid

Tidak Semua Pengguna Zoom Mendapatkan Jaminan Keamanan

Oketekno – Mungkin sudah cukup banyak pengguna beralih menggunakan layanan lain untuk kegiatan meeting online. Akan tetapi beberapa kalangan masih bertahan dengan aplikasi Zoom, karena memang sudah familiar dengan sederet fitur yang ditawarkan.

Alasan banyak orang hengkang karena memang sistem keamanan yang masih belum mumpuni, sehingga beberapa kebobolan sering kali terjadi. Namun kemarin ada pembaruan yang memungkinkan pengguna bisa mendapatkan sistem keamanan lebih baik pada saat melakukan meeting online.

Baca Juga: Final Fantasy VII Remake Laris Manis di Pasaran

Akan tetapi cukup disayangkan karena tidak sama seperti Google Meet yang menawarkan fitur hampir merata kalau sistem keamanannya. Melainkan Zoom cuman memperhatikan keamanan terhadap para pelanggan berbayar saja, tujuannya yakni untuk mencegah penyalahgunaan aplikasi.

Keluh Pengguna Twitter
Copyright ©Twitter

Eric Yuan selaku CEO Zoom telah membeberkan alasan dibalik kebijakan tersebut, dimana ia mengatakan kalau ini berdasarkan keinginan perusahaan untuk menjalin kerjasama dengan pihak penegak hukum. Dengan demikian, kalau nanti ada penyalahgunaan aplikasi bisa dengan mudah dilakukan pelacakan oleh FBI atau penegak hukum yang berwenang.

Dan tentu saja keputusan tersebut mengundang respon dari berbagai macam kalangan, ada yang memang pro ada juga yang kontra. Beberapa pengguna mengeluhkan keputusan tersebut melalui sebuah cuitan di Twitter.

Baca Juga: Eksplorasi Map Sanhok di Mode Baru yang Penuh Mistis di PUBG Mobile

“Ingat hal itu Cuma bisa didapatkan jika kalian mau membayar akun Zoom (akun premium), mereka dengan senang hati akan mengarahkan panggilan kalian ke FBI. Percuma sebagus apa enkripsinya jika tidak bisa diaktifkan,” kurang lebih seperti itulah arti dari unggahan @0xcharlie.

Menanggapi respon negatif dari masyarakat luas, Alex Stamos selaku konsultan keamanan perusahaan telah memberikan penjelasan lebih mendetail. Ia mengungkap kalau pihaknya kesulitan menyeimbangkan cara untuk meningkatkan privasi sekaligus mengurangi penyalahgunaan produknya.

Untuk penyalahgunaan ini sudah terjadi beberapa kali di layanan Zoom sebelumnya, seperti ujaran kebencian hingga konten eksplotatif anak. Disamping itu ada juga pengguna yang pro terhadap keputusan ini, karena memang agar tidak ada pengguna gratisan yang sekedar iseng atau melakukan tindakan ilegal di platform tersebut.

baca juga: Ini Manfaat Layar Neo Display Pada OPPO A92

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.