Layanan Huawei Semakin Berkembang dan Kuat Tandingi Google

0
1507
Huawei Mobile Services
Copyright ©Android Authority

Huawei Mobile Services Semakin Kuat Tandingi GMS

OKETEKNO – Terhitung sudah setahun lamanya perusahaan Google telah diputus kerjasamanya dengan pemerintah Amerika Serikat karena perusahaan Huawei telah masuk dalam daftar blacklist. Dengan demikian, perangkat besutannya tidak lagi bisa mendapatkan layanan Google Mobile Services.

Dengan demikian, berbagai macam aplikasi Google juga tidak bisa berjalan meski pengguna telah berhasil memasangnya sekalipun. Namun, pesaing OPPO ini tidak tinggal diam dan menyerah begitu saja, lantaran juga kini tengah serius dalam mengembangkan layanannya sendiri.

Baca Juga: 4 Tips Menjaga Rate K/D di PUBG Mobile Biar Makin Tinggi

Huawei Mobile Services alias HMS menjadi solusi yang bisa membuat bisnis ponselnya tetap berjalan. Memang sih di awal banyak kekurangan dan jumlah aplikasinya tidaklah sebanyak di Google Play Store. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, banyak developer juga tergabung dalam perusahaan asal China ini untuk memperkuat ekosistem HMS.

HMS Core
Copyright ©GSMArena

Huawei Mobile Service adalah software capabilities untuk membangun community, karena Huawei tidak hanya membawa hardware ekosistem tapi juga mengembangkan digital software ekosistem,” kurang lebih seperti itulah keterangan dari Lo Khing Seng selaku Deputy Country Director Huawei Device Indonesia melalui channel YouTube resmi Huawei Mobile Indonesia.

Baca Juga: Mulai Terungkap Jadwal Rilis Samsung Galaxy Note 20 Series, Agustus?

Perlu diketahui bahwa HMS ini sekarang sudah tersebar di 170 Negara dengan jumlah total pengguna lebih dari 400 juta per bulannya. Lo Khing Seng juga telah menyatakan kalau sudah ada 1,3 juta developer juga partner yang turut serta dalam pengembangan HMS ini, sehingga kini perusahaannya semakin percaya diri untuk mandiri.

Sebelumnya, perusahaan ini sudah membuat beberapa komponen penyusun ponsel secara mandiri, seperti chipset Kirin misalnya. Dimana kebanyakan vendor masih bergantung pada Snapdragon dan MediaTek, namun induk usaha Honor ini sudah bisa menciptakan chipsetnya sendiri, meski terkadang juga masih menggunakan produk buatan MediaTek.

Ditambah dengan layanan HMS ini, menjadikan Huawei kini semakin mandiri. Sehingga kedepannya bukan menjadi hal tidak mungkin menandingi Apple dengan pelayanannya yang serba eksklusif, sehingga bisa menjadi sebuah brand yang mahal di pasaran.

baca juga: Spesifikasi OPPO Reno 4 Pro, Smartphone Cantik yang Powerfull

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.