Jaringan 5G Sudah Dibutuhkan Banget di Indonesia

0
348
Jaringan 5G
Copyright ©Bisnis

Kendala Pada Frekuensi yang Masih Crash

OKETEKNO – Beberapa Negara tetangga sudah mulai mengimplementasikan jaringan 5G ini, sehingga masyarakat kini sudah diberikan kebebasan untuk mendapatkan perangkat dengan dukungan jaringan tercepat itu untuk menikmati koneksi internet lebih tinggi daripada koneksi 4G.

Sedangkan di Indonesia sendiri masih belum ada informasi terkait kesiapan yang mendekati pasti terkait jaringan tersebut. Memang kemarin lalu ada uji coba terkait jaringan tercepat itu oleh pihak Telkomsel di lingkungan tertentu, namun belum ada pengguna komersial yang menggunakannya.

Baca Juga: Hadir dengan Sederet Teknologi Super Canggih, Harga iPad Pro 2020 di Indonesia

Padahal Tanah Air sendiri sudah membutuhkan banget jaringan 5G ini, terlebih di lingkungan perkotaan dan industri seperti Jabodetabek dimana sekarang layanan 4G juga sudah tidak dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat lagi. Begitulah ungkap Teguh Prasetya selaku Ketua Bidang Industri 4.0.

5G Telkomsel
Copyright ©Selular

“Saat ini kebutuhan akan 5G sudah mutlak dan mendesak diimplementasikan di Indonesia. Karena teknologi 5G menjanjikan koneksi yang lebih banyak dengan bandwidth yang lebih besar. Tantangannya di 5G juga membutuhkan frekuensi yang besar oleh sebab itu network sharing di teknologi baru mutlak dibutuhkan,” begitulah terang Teguh sebagaimana dilansir dari detikINET.

Baca Juga: Realme Narzo Vs Realme 6, Bedanya Tipis-Tipis Aja

Akan tetapi implementasi 5G di Indonesia sekarang ini masih terhambat dengan ketersediaan spektrum frekuensi yang bisa digunakan. Dikarenakan sekarang, frekuensi yang paling mudah digunakan yakni 2600 MHz untuk jaringan 5G, sedangkan frekuensi tersebut sekarang telah digunakan oleh TV berbayar hingga 2024 mendatang.

Teguh mengatakan kalau sebaiknya pihak pemerintah bisa segera bernegoisasi dengan penyelenggara TV berbayar untuk dapat mengambil alih atau mengganti frekuensi 2600 MHz ini, sehingga bisa dilakukan refarming agar dapat dimanfaatkan jaringan 5G.

Terlebih untuk selisih jumlah pengguna dan membutuhkan juga jauh banget, sehingga kalau memang hal tersebut berhasil dilakukan. Maka akan berdampak positif bagi APBN, karena kebutuhan akan jaringan 5G ini akan berpengaruh terhadap seluruh operator telekomunikasi lokal.

baca juga: Terlalu Laris, Redmi Note 9 Series di Indonesia Langka?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.