Pengguna Smartphone Jadul Harus Lebih Waspada Soal Peretasan

0
384
Hacker
Hacker; Copyright©Twitter

Smartphone Lawas Lebih Rentan Keamanannya

OKETEKNO – Sudah beberapa bulan lebih kita menghadapi masa krisis kondisi dimana memaksa sebagian besar kalangan berdiam diri di rumah, melakukan aktivitasnya dari rumah saja. Bekerja dari rumah menjadi solusi terbaik, dan tentu mereka membutuhkan Smartphone atau barang elektronik lainnya untuk melakukannya.

Jelas hal demikian membuat resiko keamanan siber lebih tinggi, dikarenakan kita tidak mengetahui seperti apakah sistem keamanan dari layanan yang digunakan untuk saling bertukar informasi dan data penting perusahaan ini. Namun ternyata bukan cuman itu saja, melainkan ada sesuatu yang lebih penting.

Baca Juga: Terlalu Laris, Redmi Note 9 Series di Indonesia Langka?

Yakni mengenai perangkat yang digunakan pengguna, dimana kalau itu model lama malah berpotensi lebih besar untuk masalah peretasan, pengintaian, hingga pencurian data. Dari segi jaringan saja misal, dimana pemakaian bandwith yang besar sudah akan membebani ketegangan pada jaringan juga resource pada perangkat.

Copyright©Scarperunning

Untuk perangkat lama seperti itu memiliki tingkat kerentanan keamanan dua kali lebih tinggi dan besar daripada perangkat yang lebih baru. Lebih parahnya lagi adalah, Smartphone jadul ini akan mendapatkan pembaruan keamanan belakangan dari sang vendor, atau malah sudah tidak mendapatkan kesempatan pembaruan Sistem lagi.

Baca Juga: Baterai 10.000 mAh 4 Kamera RAM 6GB, HP Android Ini Cuman Rp 2 Jutaan

Dikarenakan setiap vendor tentu akan memberikan penambahan dan pengurangan dukungan pembaruan untuk sistem operasi dan UI yang dijalankan pada ponsel terbarunya. Sehingga kalau kalian memang memiliki data penting atau memiliki aplikasi keuangan di dalamnya, lebih baik menggunakan perangkat lebih baru dengan keamanan yang baik.

Tidak harus segera melakukan pembaruan jika sudah ada pemberitahuan untuk pembaruan tersebut, dikarenakan kita tidak mengetahui apa yang terjadi alias bug pada pembaruan itu. Oleh karenanya, lebih baik dibiarkan saja selama beberapa hari kedepan dan ikuti terus perkembangan informasi soal pembaruan yang digulirkan.

Kalau memang sudah tidak ada isu alias bug parah terutama pada sistem keamanan, kalian baru dapat memasang pembaruan UI atau sistem operasi tersebut pada perangkat Smartphone kalian. Semoga informasi ini bermanfaat.

baca juga: Lolos TKDN Buktikan Vivo X50 Series Segera Hadir di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.