Facebook Tak Lagi Jadi Media Penyedia Berita Terpercaya

0
303
Pembayaran Digital Facebook
Copyright ©wartaekonomi

Facebook Kian Tersusul Oleh YouTube

OKETEKNO – Bukan cuman sekedar menjadi platform sosial media yang digunakan berbagi kesenangan dan aktifitas sehari-hari, melainkan Facebook juga menjadi salah satu platform penyedia informasi yang diandalkan oleh beberapa kalangan.

Akan tetapi pada kenyataannya sekarang tidak lagi sama, dikarenakan platform YouTube dianggap telah menjadi layanan penyedia informasi lebih kredibel dan bisa dipercaya ketimbang sosial media tersebut. Terlebih untuk wilayah Amerika Serikat yang sebagian besar sudah mengandalkan platform streaming media dari Google tersebut.

Baca Juga: Pengguna Smartphone Jadul Harus Lebih Waspada Soal Peretasan

Dari laporan berita digital 2020 Reuters Institute, disampaikan kalau jumlah orang AS yang menggunakan platform Facebook sebagai konsumsi berita telah mengalami penurunan sebesar 4 persen dari tahun sebelumnya. Dimana itu berbanding terbalik dengan YouTube yang mengalami peningkatan sebesar 4 persen.

Top Social Media
Copyright ©Institute

Dan secara keseluruhan, ada sekitar 35 persen orang di AS telah menggunakan Facebook sebagai media penyampaian berita, sedangkan 24 persen sisanya telah mengandalkan YouTube sebagai platform penyedia terpercaya.

Melansir dari Mashable, untuk laporan berikut muncul di tengah beberapa masalah yang tengah memanas. Diantaranya yakni seperti pandemi virus corona, pemilihan presiden yang akan berlangsung, hingga keresahan sosial seputar rasisme juga pembunuhan oleh polisi.

Baca Juga: Android 11 Beta 1 Mulai Digulirkan Untuk Duo HP Xiaomi Ini

Bukan cuman di Amerika Serikat saja, melainkan di 12 Negara lainnya seperti Inggris, Jerman, Prancis, Jepang, dan juga Brazil rata-rata platform Facebook ini telah mengalami penurunan, sedangkan platform YouTube telah mengalami peningkatan sejak tahun 2016 silam.

Dan pada periode yang sama, ternyata induk perusahaan WhatsApp ini telah menjadi sosial media paling tidak dipercaya di 40 Negara dengan angka 29 persen dari 80 ribu lebih responden. Mereka mengkhawatirkan terkait informasi hoax atau menyesatkan pada platform tersebut.

Jelas hal berikut terjadi, karena memang meski perusahaan sudah berusaha untuk memberantas, akan tetapi tingginya pengguna penyebar hoax tidaklah mudah diatasi. Terlebih ada beberapa berita di Facebook yang memang dibiarkan begitu saja, alias kebijakannya kurang sesuai dengan apa yang telah menjadi kesukaan atau standar masyarakat.

baca juga: Layar Samsung Galaxy Note 20 Lebih Lambat Ketimbang S20?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.