Mesin Validasi IMEI Mulai Berfungsi Baik Juli Mendatang Setelah Perbaikan

0
307
IMEI
IMEI; Copyright©KompasTekno

Bergerak Cepat dan Diusahakan Selesai Juli Mendatang

OKETEKNO – Setelah dimulai operasinya pada tanggal 18 April 2020 kemarin, akan tetapi sayang untuk mesin validasi IMEI ini masih belum berfungsi dengan baik. Diketahui Ponsel Black Market yang tersebar di Indonesia masih bisa mendapatkan jaringan dari operator lokal.

Tentu ini tidak sesuai dengan rencana awal sama sekali, dimana seharusnya ponsel BM seperti itu tidak lagi mendapatkan jaringan. Ini berlaku bagi perangkat yang baru dibeli dan nomor IMEI tidak terdaftar pada database pemerintahan.

Baca Juga: Keren! Aplikasi Ini Bisa Ciptakan Foto 3D di Semua HP Android dan iOS

Dikatakan oleh Moch S. Hendrowijono selaku pengamat telekomunikasi, bahwa ketidaksiapan mesin Central Equipment Identity Register (CEIR) yang telah dikelola Kementerian Perindustrian (Kemenperin) disebut menjadi penyebab tidak bisa berjalannya mesin validasi dengan baik.

IMEI
Copyright ©detikcom

Menanggapi hal tersebut, pihak Kemenperin menyatakan kalau pihaknya baru akan menggunakan mesin CEIR ini pada bulan Juli mendatang. Akan tetapi yang digunakan ini sementara waktu merupakan versi cloud, bukanlah mesin validasi IMEI fisik.

Baca Juga: Ada Hero Baru Marksman di Mobile Legends, Kakaknya Moskov?

Informasi ini telah disampaikan oleh Achmad Rodjih Almanshoer sebagai Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian, dalam webinar bersama Indonesia Technology Forum kemarin. Ia menyatakan kalau mesin CEIR versi cloud ini nanti akan berjalan sembari menunggu mesin CEIR fisik yang sementara ini masih berada di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Disamping itu, Nur Akbar Said selaku Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo telah mengungkap bahwa CEIR Cloud ini merupakan solusi pemerintah dalam menyiasati peraturan blokir Ponsel Black Market di tengah pandemi COVID-19.

Dan versi cloud dengan hardware jelas sekali berbeda, dikarenakan perlu penyempurnaan dan pengujian yang lebih cermat agar bisa berjalan sebagaimana mestinya. Untuk proses pengujian fungsional, menurut Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI), Danny Buldansyah menjelaskan pengujian ini berjalan seminggu kedepan hingga mesin Validasi IMEI benar-benar siap.

baca juga: OPPO A11K Resmi Dirilis Harga Sejutaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.