Bukan Cuman Huawei yang Makin Panas, AS Tekan Perusahaan Ini Juga

0
439
Huawei
Copyright ©Gizchina

Huawei dan ZTE Dapatkan Tekanan Hebat dari Pemerintah AS

OKETEKNO – Mungkin bukan menjadi hal asing lagi dimana perlawanan pemerintah AS yang dilancarkan terhadap perusahaan Huawei memang luar biasa. Perusahaan asal China tersebut kini tidak bisa bergerak bebas lagi, sehingga membuat kesulitan dalam bersaing di pasar global.

Hari demi hari tekanan yang diberikan makin luar biasa, dan ternyata itu juga dilakukan terhadap perusahaan asal China lainnya, ZTE. Sebagaimana yang tercantum dalam laporan terbaru di Federal Communications Commission (FCC) AS, telah menetapkan bahwa keduanya sebagai ancaman keamanan nasional.

Baca Juga: Harga Nokia 5310 Reborn yang Akhirnya Rilis di Indonesia Juga

“Kami menetapkan Huawei dan ZTE sebagai risiko keamanan nasional bagi jaringan telekomunikasi Amerika, dan untuk masa depan pengembangan teknologi 5G,” begitulah keterangan dari Chairman FCC bernama Ajit Pai.

ZTE 5G
ZTE 5G; Copyright©pcmag

Sebagaimana keterangan dari Ajit, disebutkan kalau Huawei dan ZTE masuk dalam daftar ancaman bagi keamanan nasional karena memang keduanya telah memiliki kedekatan dengan Partai Komunis China dan militernya. Bahkan keduanya diduga telah melakukan mata-mata terhadap AS juga pemerintah lain melalui perangkat besutannya.

Baca Juga: OPPO Reno 4 Bersiap Meluncur Ke Indonesia

Tidak sampai disitu saja, melainkan FCC juga telah menetapkan larangan bagi operator seluler lokal membeli perangkat dari kedua perusahaan asal China ini dengan menggunakan dana subsidi. Dimana dana yang dimaksud ini merupakan Universal Service Fund (USF) yang berasal dari setiap operator seluler per kuartal.

Untuk jumlah dana USD yang dapat dicairkan ini mencapai 8,3 miliar USD (Rp 119 Triliun). Dan pemerintah AS sendiri telah mengklaim kalau kelengkapan telekomunikasi buatan perusahaan tersebut memang beresiko terhadap keamanan nasional, karena ada alat mata-mata di dalamnya yang dapat diteruskan langsung terhadap pemerintah China.

Namun yang paling berasa jelas saja Huawei, dimana sekarang pihaknya terbatas banget dalam memproduksi Smartphone. Terlebih ketika layanan aplikasi Google tidak lagi bisa terpasang pada perangkatnya, yang jelas menurunkan kepercayaan konsumen global secara drastis.

baca juga: Gameplay Crysis Remastered Hadir Lebih Cepat Goda Para Pemain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.