Enkripsi WhatsApp Memang Sudah Aman, Tapi

0
249
Hack WhatsApp
Copyright ©medcom

Perlu Kehati-Hatian Pengguna Juga

OKETEKNO – Sudah seharusnya kode enkripsi ini penting untuk diterapkan pada seluruh platform perpesanan, agar data pengguna tetap terjaga dengan baik dan tidak bocor kepada pihak ketiga. Seperti yang diterapkan oleh WhatsApp dimana menggunakan kode enkripsi end-to-end untuk mencegah intipan dari pihak lain.

Platform pesan instant dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia ini telah mengandalkan enkripsi tersebut karena memang dianggap paling efektif. Dengan kode enkripsi ini, cuman pengirim dan penerima saja yang dapat membaca.

Baca Juga: Google Putus Sinkronisasi dengan WhatsApp

Sedangkan untuk pihak lain tidak akan dapat membaca isi pesan yang disampaikan tersebut, sekalipun memiliki datanya seperti pihak WhatsApp sendiri misal. Memang waktu pengiriman dan berapa kali share terlihat jelas, tapi untuk isi pesannya tidak dapat dibongkar.

enkripsi whatsapp
Copyright ©Kaspersky

“End-to-end Encryption WhatsApp tersedia ketika Anda dan orang-orang menggunakan aplikasi kami. Banyak aplikasi messaging yang hanya mengenkripsi pesan antara Anda dengan mereka, tapi End-to-end Encryption WhatsApp memastikan hanya Anda serta orang yang Anda ajak berkomunikasi yang bisa membaca apa isi pesan yang dikirimkan, bahkan WhatsApp tidak dapat (membaca pesan — red),” kurang lebih seperti itulah keterangan dalam blog resmi anak usaha Facebook tersebut.

Baca Juga: Buruan Hapus, 25 Aplikasi Android Ini Bisa Ambil Password Facebook Kalian

Banyak para ahli yang juga menyatakan kalau kode enkripsi tersebut sudah aman, meski pada dasarnya keamanan seperti apapun masih bisa disusupi. Karena untuk keamanan cyber seperti ini bagaikan kucing dan tikus. Untuk end-to-end encryption ini akan mempersulit peretas membaca pesan, bahkan ketika mereka menemukan suatu cara mengakses beberapa diantaranya saja.

Disamping itu, tidak sedikit pengguna yang mengeluh lantaran akun miliknya kena bajak orang lain. Dan itu bukan sepenuhnya salah penyedia layanan, karena keteledoran pengguna bisa juga mengakibatkan akun diambil alih oleh pihak lain.

Seperti pengguna mengklik tautan yang pada dasarnya bukan dari pihak resmi, dan itu sering kali terjadi. Meski hanya berupa link, akan tetapi itu sebenarnya perintah untuk mengirimkan kode OTP dari WhatsApp yang baru saja masuk ke perangkat kalian untuk proses masuk ke dalam akun. Jadi, jangan sembarangan klik tautan seperti itu.

baca juga: Code Atma: Indonesian Horror Idle RPG, Game Petualangan Horror Tapi Karakternya WoW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.