Jaringan 5G dari Huawei Semakin Terancam

0
517
TSMC Huawei
Copyright ©Medcom

Inggris Juga Berencana Blokir Jaringan 5G Huawei

OKETEKNO – Mungkin sudah tidak asing lagi terkait memanasnya tekanan yang diberikan pemerintah AS terhadap perusahaan Huawei. Disebut kalau vendor asal China ini menyematkan teknologi mata-mata pada alat yang dijual ke pasaran, termasuk diantaranya pengadaan jaringan 5G yang kini tengah diusahakan oleh berbagai Negara.

Pemerintah AS sudah tidak menggunakan teknologi tersebut, dan memilih mengandalkan perusahaan lain. Dan tidak sampai disitu saja, melainkan pemerintah AS juga mempengaruhi sederet Negara terdekatnya untuk melakukan langkah serupa, termasuk Inggris salah satunya.

Baca Juga: Smartphone 5G Termurah Samsung Tengah Disiapkan

Hingga pada akhirnya pekan kemarin telah muncul informasi yang menyebut bahwa pemerintah Inggris juga setuju untuk tidak melibatkan Huawei dalam pengadaan jaringan 5G di Negaranya. Dan mengenai hal tersebut, pihak perusahaan akhirnya buka suara dan mengungkap kalau siap melakukan diskusi dengan pemerintah Inggris.

Jaringan 5G
Copyright ©Bisnis

“Saat ini kami bekerjasama secara dekat bersama-sama dengan para pelanggan kami mengambil langkah-langkah dalam mengatasi batasan yang diusulkan oleh Amerika Serikat, sehingga Inggris bisa menjaga posisi kepemimpinannya saat ini dalam penerapan teknologi 5G,” begitulah ungkap Vice President Huawei, Victor Zhang.

Baca Juga: Update Android 11 Mulai Bergulir Untuk Realme X50 Pro

Disamping itu, Zhang mengatakan kalau masih terlalu awal untuk melihat dampak dari rencana pelarangan ini. Akan tetapi pihaknya yakin kalau pembatasan tersebut bukan karena masalah keamanan, melainkan mengenai posisi pasar yang bisa dikatakan lebih kalah daripada pihaknya.

Untuk rencana pembatasan oleh pemerintah Inggris ini juga ditegaskan dengan studi dari National Cyber Security Center, yang mengungkap kalau pihaknya akan menggunakan teknologi yang tidak bisa dipercaya setelah kena hukuman dari AS. Namun, Huawei menanggapi kalau produk dan solusi unggulannya ini menggunakan komponen juga teknologi yang sebenarnya diawasi ketat juga oleh pemerintah Inggris.

Sebelumnya, lebih tepat pada bulan Januari 2020 kemarin, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memberikan persetujuan kalau Huawei ikut membangun jaringan 5G di Negaranya, namun dengan beberapa syarat. Seperti cuman maksimal 35 persen, tidak ikut dalam pembangunan inti jaringan, juga larangan di beberapa lokasi geografis yang dianggap sensitif.

baca juga: Tanda Lain yang Tegaskan iPhone 12 Hadir Tanpa Charger

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.