5 Cara Paling Mudah Ketahui HP Resmi atau Ponsel Black Market

0
352
Cara bedakan HP Resmi dan Ponsel Black market
Copyright ©YouTube

Cara Periksa HP Resmi atau Ilegal

Oketekno – Mungkin sejak penerapan pemblokiran ponsel Black Market di Indonesia lalu, masih banyak konsumen yang mengabaikan peraturan, dikarenakan memang peraturannya sendiri masih fleksibel dan banyak yang lolos. Akan tetapi dengan adanya kasus PS Store yang belum lama ini terjadi, memaksa konsumen harus lebih teliti lagi dalam melakukan pengamatan.

Untuk sekarang ini konsumen juga harus melakukan edukasi diri dan lebih waspada terhadap penawaran menggiurkan dari toko. Meski sejatinya besar sekalipun, akan tetapi bisa kemungkinan ada manipulasi juga di dalamnya. Agar tidak terjadi kesalahan dalam memilih atau tindak penipuan, berikut tips yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Paket Internet Murah XL Axiata, 2GB Cuma Rp 1.000

Cara Ketahui HP Resmi dan BM

  1. Periksa Box Kemasan

Redmi Note 9 pro
Copyright ©Istimewa

Ini cuman berlaku bagi yang sudah terbiasa dengan perangkat Smartphone baru, dikarenakan tidak jauh bedanya antara yang resmi dan ilegal. Dikarenakan dus hingga plastik pembungkusnya bisa dipalsukan sedemikian rupa. Meski demikian, ada beberapa point yang dapat dipastikan kalau itu ilegal, seperti plastik yang tipis atau build quality box kurang bagus.

  1. Periksa Sertifikat SDPPI

Untuk model terbaru kebanyakan akan dilengkapi dengan QR Code yang bisa diakses dengan ponsel apapun, asalkan memiliki alat pemindai QR. Untuk kode yang ada di belakang box ini berupa link yang bisa kalian klik untuk menampilkan detail informasi pendaftaran dari ponsel kalian. Mulai dari vendor, nomor IMEI, dan lain sebagainya akan ditampilkan pada situs DITJEN SDPPI.

Baca Juga: Facebook Bakal Ditarik dari Indonesia?

  1. Pasti Bahasanya Indonesia

Segala ponsel yang legal dan terdaftar di Indonesia ini harus menggunakan bahasa Indonesia dalam box kemasannya, agar mudah dipahami oleh konsumen. Dan ada tulisan buatan Indonesia juga dalam box kemasan, mungkin cuman beberapa model yang tidak seperti perangkat iPhone misalnya yang memang kebanyakan datang langsung dari Singapura, namun didaftarkan kepada lembaga pemerintah oleh pihak tertentu agar resmi beredar di Indonesia.

  1. Cek IMEI

IMEI
IMEI; Copyright©KompasTekno

Untuk nomor IMEI ini sendiri tercantum di luar box juga, sehingga kalian bisa memeriksa terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli. Pastikan apakah IMEI ini terdaftar sehingga bisa dikatakan HP Resmi, atau tidak terdaftar sehingga tergolong ponsel Black Market.

  1. Jangan Mudah Tergiur Harga Murah

Biasanya konsumen di Indonesia sering khilaf dalam hal ini, dimana selisih Rp 10K saja malah memilih barang yang ilegal dan potensi kerusakannya juga lebih besar. Memang sih ada beberapa promo yang ditawarkan, tapi sebaiknya telusuri terlebih dahulu berdasarkan review dari pelanggan lainnya.

Itulah berbagai macam cara untuk mengetahui apakah ponsel yang hendak kalian beli ini merupakan HP Resmi atau malah Ponsel Black Market yang lebih beresiko ketika terjadi suatu masalah nantinya. Dan penambahan, dimana kalian disarankan membeli di toko resminya saja, online ataupun offline.

baca juga: PUBG Mobile Season 15 Sudah Muncul dalam Bocoran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.